Tautan-tautan Akses

Batik Meriahkan Penutupan Perayaan 70 Tahun Hubungan Indonesia-AS


Serah terima simbolis motif batik kepada Duta Besar AS untuk Indonesia, Joseph R Donovan Jr., di kantor Kedutaan Besar AS, Jakarta, Rabu malam, 11 Desember 2019. (Foto: VOA / Ghita)

Batik motif kapas dan jabat tangan menjadi simbol puncak perayaan 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Amerika Serikat yang ditutup pada Rabu (11/12). Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Joseph R Donovan Jr berharap hubungan antar kedua negara ini bisa lebih baik lagi di masa depan.

Tujuh puluh tahun sudah Indonesia memiliki hubungan diplomatik dengan Amerika Serikat. Dalam kurun waktu tersebut kerja sama dalam berbagai bidang pun mewarnai perjalanan persahabatan antar kedua negara.

Pagelaran busana batik, sebagai bagian dari acara puncak penutupan 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia- Amerika Serikat di Kantor kedubes AS, Jakarta, Rabu, 11 Desember 2019. (Foto: Kedubes AS)
Pagelaran busana batik, sebagai bagian dari acara puncak penutupan 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia- Amerika Serikat di Kantor kedubes AS, Jakarta, Rabu, 11 Desember 2019. (Foto: Kedubes AS)

Dalam peringatan 70 tahun hubungan diplomatik tersebut, berbagai acara pun digelar. Mulai dari sesi diskusi, pameran photo, hingga pemberian beasiswa kepada anak muda Indonesia selama satu tahun ini. Adapun untuk puncak perayaan sekaligus penutupan 70 tahun hubungan Indonesia-Amerika, digelar pagelaran busana batik karya pemenang lomba desain bertema AS-Indonesia. Motif batik tersebut adalah motif kapas dan jabat tangan.

Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Joseph R Donovan Jr sengaja memilih batik karena merupakan warisan Indonesia yang sudah diakui oleh dunia. Selain itu motif batik tersebut menggambarkan hubungan yang erat antar kedua negara.

“Jadi batik ini betul-betul menyoroti kerja sama atau kolaborasi yang sudah dibangun Amerika Serikat dan Indonesia. Batik ini terbuat dari bahan katun, dari Amerika Serikat dan dibuat di Indonesia. Kita lihat ini motifnya kapas, dan ada motif berjabat tangan sebagai simbol kemitraan antara Indonesia dan Amerika Serikat,” ujar Donovan di Kedubes AS, Jakarta, Rabu (11/12) malam.

Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Joseph R Donova Jr dalam konferensi pers, di Kedubes AS, di Jakarta, Rabu, 11 Desember 2019. (Foto: VOA/Ghita).
Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Joseph R Donova Jr dalam konferensi pers, di Kedubes AS, di Jakarta, Rabu, 11 Desember 2019. (Foto: VOA/Ghita).

Dalam perayaan yang mengusung tema “'70 years and Beyond' Celebrating Diversity, Partnership and Prosperity Event” ini, Donovan berharap ke depan persahabatan antar kedua negara pun bisa lebih erat dan berkembang di lebih banyak sektor yang bermanfaat bagi kedua negara. Ia mencontohkan, selama ini kedua negara telah bekerja sama dengan baik dalam program pertukaran pelajar yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Ditambahkannya, pengalaman yang paling berkesan mengenai persabahatan kedua negara adalah AS selalu ada di saat-saat penting Indonesia. Salah satunya pada saat Indonesia meraih kemerdekaan.

“Ada dua hal, pertama Amerika Serikat turut hadir pada saat berdiirinya Indonesia, dan Amerika Serikat juga turut hadir saat Indonesia berdiri sebagai negara merdeka,” jelas Donovan.

Lanjut Donovan, dia merasa bangga karena kedua belah pihak terus memperluas pertukaran warga antara kedua, termasuk melibatkan para pemuda Indonesia dan AS.

Anies Berbagi Cerita

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, yang hadir dalam perayaan itu, membagikan pengalamannya ketika menempuh pendidikan di Amerika Serikat. Saat menempuh pendidikan SMA, Anies mendapat kesempatan menjalani pertukaran pelajar ke Amerika Serikat selama satu tahun. Selama program, dia tinggal bersama keluarga Amerika Serikat.

Bagi Anies, hal itu menjadi pengalaman berharga karena dapat merasakan keberagaman, kebudayaan dan interaksi antar bangsa. Menurutnya itu bekal yang sangat baik yang dapat dimiliki oleh anak-anak muda pada saat sekarang dan masa depan, agar dapat memiliki wawasan dan pemikiran yang lebih luas lagi.

Batik Meriahkan Penutupan Perayaan 70 Tahun Hubungan Indonesia-Amerika Serikat
mohon tunggu

No media source currently available

0:00 0:03:33 0:00

Oleh karena itu, ia berharap dalam hubungan diplomatik ini, Amerika tidak hanya mengembangkan kerja sama bisnis dan antar pemerintah saja. Namun juga dapat memberikan kesempatan beasiswa bagi anak-anak muda Indonesia untuk memperoleh pendidikan dan merasakan keberagaman, dan kebudayaan yang lebih erat lagi.

“Karena pada akhirnya hubungan antar dua bangsa bukan hanya hubungan kenegaraan, bukan hanya hubungan ekonomi, tapi hubungan antar pribadi, antar masyarakat, antar kebudayaan,” ujarnya.

Tak lupa Anies juga mengapresiasi upaya Kedubes AS di bawah pimpinan Dubes Joseph untuk aktif mendorong pertukaran remaja.

Peningkatan Kerja Sama

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Kerja Sama Amerika dan Eropa, sekaligus pelaksana tugas (Plt) juru bicara (Jubir) Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI Teuku Faizasyah berharap hubungan diplomatik ini di masa depan, dapat diperkuat dengan peningkatan kerja sama dalam berbagai bidang, antaranya adalah bidang perdagangan.

Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara (Jubir) Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI Teuku Faizasyah. (Foto: VOA/ Ghita)
Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara (Jubir) Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI Teuku Faizasyah. (Foto: VOA/ Ghita)

Menurut Faizasyah, Indonesia ingin meningkatkan hubungan dagang bilateral dengan AS yang baru mencapai USD 30 miliar, menjadi USD 60 miliar

“Komitmen untuk meningkatkan hubungan dagang adalah bagian dari upaya membangun kemakmuran bersama, tambahnya.

“Jadi demikian kemakmuran dari perdagangan itu bisa dirasakan oleh masyarakat kedua negara. Beberapa upaya sudah kita lakukan bersama-sama dan kita bisa mengidentifikasi pada bidang mana saja kita bisa meningkatkan ekspor ke Amerika Serikat,” papar Faizasyah.

Selain perdagangan juga sudah ada pembicaraan mengenai komitmen investasi apa saja yang akan dilakukan Amerika Serikat ke Indonesia, ujarnya, tanpa merinci investasi apa saja yang sudah dibicarakan antara AS dan Indonesia.

Proses Pemakzulan Trump

Sementara itu, terkait keadaan politik yang terjadi di Ameirka Serikat, yaitu proses pemakzulan atau impeachment terhadap Presiden Amerika Serikat Donald Trump, menurut Faizasyah, tidak akan menganggu hubungan diplomatik antar kedua negara. Karena, pada dasarnya hubungan persahabatan ini sudah cukup kuat.

“Kita berbicara mengenai satu proses politik. Itu bagian dari proses politik di Amerika Serikat, tetapi dari sisi lain kita kan berbicara mengenai kepentingan jangka panjang dalam hubungan bilateral, dan sistem yang sudah ada cukup matang untuk terus bisa memfasilitasi hubungan bilateral kedua negara,” kata Faizasyah.

Hubungan kemitraan strategis antara kedua negara juga membuka peluang kerja sama di bidang-bidang lain, meski ekonomi menjadi fokus utama, ujarnya.

“Jadi kita dorong bisnis kita lebih aktif lagi karena ruang untuk meningkatkan perdagangan sudah ada. Hanya saja perlu keaktifan dan kesiapan pelaku bisnis di Indonesia,” paparnya. [gi/ft]

Recommended

XS
SM
MD
LG