Tautan-tautan Akses

Banyak Penyintas Gempa Taiwan Berada di Lantai Atas Gedung yang Runtuh


Tim SAR dari Jepang (kiri) dan Taiwan (kanan) mengamati bangunan Yun Tsuiyang di kota Hualien, Taiwan yang terlihat miring dan membahayakan, Jumat (9/2). Taiwan mulai menghancurkan tiga bangunan yang dianggap berbahaya setelah kawasan tersebut diguncang gempa berkekuatan 6.4 SR, 6 Februari 2018.

Sebagian besar penyintas gempa kuat Selasa malam (6/2) di Taiwan berhasil menyelamatkan diri karena mereka sedang berada di lantai-lantai atas yang tidak runtuh, sehingga memungkinkan para petugas penyelamat menemukan mereka.

Hingga Jumat pagi (9/2), 830 orang telah meninggalkan empat bangunan yang ambruk atau rusak di kota di pesisir Pasifik, Hualien. Banyak di antara mereka memecahkan jendela atau keluar dari balkon untuk meninggalkan dua bangunan yang paling parah dilanda gempa, yakni sebuah hotel bertingkat 10 dan sebuah bangunan hunian dan bisnis 12 lantai. Para petugas pemadam kebakaran menunggu di bagian bawah dengan tangga.

Baca juga: Gempa di Taiwan, 9 Tewas, Lebih dari 200 Cedera

Gempa itu juga menewaskan 10 orang, termasuk tamu-tamu hotel dan para pekerja yang berada di lantai-lantai yang lebih rendah sewaktu gempa terjadi pada pukul 11:50 malam. Biro Cuaca Pusat Taiwan mereka gempa itu berkekuatan 6 dengan pusat gempa di dalam laut, dan di Hualien gempa itu dirasakan berkekuatan 7, cukup kuat untuk menimbulkan kerusakan yang meluas. [uh]

XS
SM
MD
LG