Tautan-tautan Akses

Bantuan Terus Diperlukan untuk Korban Gempa Lombok


Warga desa, penyintas gempa bumi di Lombok Utara, berkumpul di tempat penampungan sementara, 8 Agustus 2018. (Foto: dok).
Warga desa, penyintas gempa bumi di Lombok Utara, berkumpul di tempat penampungan sementara, 8 Agustus 2018. (Foto: dok).

Badan-badan bantuan dan para pejabat Indonesia, Selasa (21/8) terus berjuang untuk membantu para korban setelah bencana gempa ketiga dalam waktu kurang dari sebulan di pulau Lombok, di mana sekitar 500 orang telah tewas dan ratusan ribu lainnyakehilangan tempat tinggal.

Pulau indah tujuan wisata di sebelah Pulau Bali itu dihantam oleh dua gempa mematikan pada 29 Juli dan 5 Agustus. Pada hari Minggu (19/8) pulau itu terguncang lagi oleh serangkaian gempa susulan, dan yang paling kuat berkekuatan 6,9 SR.

Sedikitnya 13 orang tewas pada hari Minggu di Lombok dan di pulau tetangga Sumbawa, umumnya karena tertimpa puing-puing bangunan, menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Berbagai organisasi bantuan telah berjanji untuk meningkatkan bantuan kemanusiaan di pulau itu sementara penduduk yang menderita berusaha bertahan di kamp-kamp pengungsian sementara.

“Kami fokus pada hal-hal mendasar, penyediaan bahan-bahan penampungan - terpal, peralatan tempat tinggal, peralatan kebersihan,” kata Tom Howells dari lembaga bantuan Save the Children.

“Kami telah mengirimkan bantuan yang cukup untuk sekitar 20.000 orang dalam dua minggu terakhir,” tambahnya kepada kantor berita AFP.

BNPB mengatakan, pihaknya juga mempercepat upaya membangun kembali rumah penduduk, rumah sakit dan sekolah yang hancur. [lt]

Recommended

XS
SM
MD
LG