Tautan-tautan Akses

Bangladesh Bantah Klaim Bahwa Myanmar Telah Terima Pengungsi yang Pulang


Seorang anak pengungsi Rohingya membawa air di kamp pengungsi Kutupalong, di Cox's Bazar, Bangladesh, 22 Maret 2018. (Foto: dok).
Seorang anak pengungsi Rohingya membawa air di kamp pengungsi Kutupalong, di Cox's Bazar, Bangladesh, 22 Maret 2018. (Foto: dok).

Pemerintah Bangladesh membantah klaim Myanmar bahwa Myanmar telah menerima kembalinya satu keluarga pengungsi Rohingya.

Abul Kalam, komisioner pemulangan dan pertolongan Bangladesh, mengatakan keluarga itu tidak pernah menyeberang perbatasan ke Bangladesh.

“Ini sama sekali bukan pemulangan, melainkan propaganda,” kata Kalam kepada Reuters, Minggu (15/4).

Baca juga: Myanmar Umumkan Pulangnya Keluarga Pertama Rohingya

Asaduzzaman Khan, Menteri Dalam Negeri Bangladesh, mengatakan pengumuman Myanmar itu tidak benar sama sekali.

Organisasi-organisasi hak asasi mengatakan pengumuman tersebut merupakan usaha publisitas karena masalah keamanan bagi Rohingya yang pulang belum diatasi.

Organisasi Pengungsi PBB mengatakan hari Jumat (13/4), "keadaan di Myanmar belum cukup baik untuk pemulangan pengungsi dengan aman, bermartabat, dan dapat dipertahankan. Tanggung jawab untuk menciptakan keadaan demikian tetap di tangan pihak berwenang Myanmar dan ini bukan hanya persiapan infrastruktur fisik untuk memperlancar pengaturan logistik.”

Myanmar mengumumkan hari Sabtu, bahwa keluarga beranggotakan lima orang telah menyelesaikan proses pemulangan dan untuk sementara tinggal bersama sanak saudara di kota Maungdaw, dekat perbatasan antara Myanmar dan Bangladesh. [gp]

Recommended

XS
SM
MD
LG