Tautan-tautan Akses

All England: Tai, Minions Incar Hat-Trick


Ganda putra Indonesia Kevin Sanjaya Sukamuljo (dua dari kanan) dan Marcus Fernaldi Gideon (kanan) saat menerima piala setelah menjuarai nomor ganda putra, turnamen bulu tangkis All England, di Birmingham, Inggris, 18 Maret 2018.

Turnamen internasional bulu tangkis paling bergengsi, All England, digelar mulai hari ini, Rabu (6 Maret) di Birmingham, Inggris. Kira-kira siapa saja calon kuat juara dalam turnamen kali ini? Berikut ulasan BWF World Tour pada 5 Maret.

1. Tunggal Putri

Tai Tzu Ying dari China Taipei mengincar gelar ketiganya pada All England 2019. Dia punya kesempatan untuk menyamai prestasi Xie Xingfang, pebulu tangkis putri terakhir yang menyabet gelar juara Tunggal Putri All England sebanyak tiga kali berturut-turut dari 2005-2007. Tai sudah menang pada 2017 dan 2018.

Selain Tai, pebulu tangkis lainnya yang diunggulkan adalah Pusarla V. Sindhu dan Saina Nehwal dari India, serta Akane Yamaguchi dari Jepang.

Tai Tzu Ying dari China Taipei mengembalikan servis Ratchanok Intanon dari Thailand dalam final tunggal putri turnamen bulu tangkis Malaysia Masters di Kuala Lumpur, 18 Januari 2019.
Tai Tzu Ying dari China Taipei mengembalikan servis Ratchanok Intanon dari Thailand dalam final tunggal putri turnamen bulu tangkis Malaysia Masters di Kuala Lumpur, 18 Januari 2019.

2. Tunggal Putra

Perhatian akan tertuju pada Kento Momota, pemain tunggal putra nomor satu dunia. Dalam beberapa kali turnamen, Momota tidak mampu lolos dari perempat final. All England kali ini akan menjadi All England pertama untuk Momota setelah 15 bulan cuti.

Nomor tunggal putra juga tidak kekurangan lawan tangguh untuk Momota. Pebulu tangkis lain seperti Anthony Ginting, Shi Yuqi, dan Anders Antonsen pernah mengalahkan Momota di final dan mereka tentunya ingin memberikan prestasi terbaik di All England.

Pemain papan atas lainnya yang akan meramaikan tunggal putra adalah Viktor Axelsen, Chen Long, Lin Dan, Kidambi Srikanth dan HS Prannoy.

3. Ganda Putra

Ganda Putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon dan Kevin Sanjaya Sukamulja akan jadi lawan paling tangguh untuk nomor ganda putra. Seperti Tai Tzu Ying, pasangan berjulukan "The Minions" itu juga mengincar gelar hat-trick. Pasangan ganda putra yang terakhir menyabet tiga gelar All England berturut-turut adalah Tjun Tjun/Wahjudi hampir dua dasawarsa lalu. Dan ini cukup jadi motivasi buat Marcus/Kevin untuk mencetak rekor.

Yang menarik, empat pasangan ganda putra yang pernah mengalahkan "The Minion" pada tahun lalu, yaitu Han Chengkai/Zhou Haodong; Takeshi Kamura/Keigo Sonoda; He Jiting/Tan Qiang dan Li Junhui/Liu Yuchen, semuanya berada di posisi paling bawah undian.

Kento Momota dari Jepang saat berlaga melawan Ka Long Angus Ng dari Hong Kong laga tunggal putra Thomas dan Uber Cup di Bangkok, Thailand, 20 Mei 2018
Kento Momota dari Jepang saat berlaga melawan Ka Long Angus Ng dari Hong Kong laga tunggal putra Thomas dan Uber Cup di Bangkok, Thailand, 20 Mei 2018

4. Ganda Putri

Ganda putri akan menyaksikan lima pasangan teratas untuk bersaing memperebutkan gelar juara All England.

Unggulan kedua, Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi akan berusaha menyabet gelar setelah terakhir kali menang ada 2016.

Pasangan lain yang akan menjadi perhatian adalah Du Yue/Li Yinhui dari China, yang secara mengejutkan memenangi turnamen Jerman Terbuka setelah mengalahkan pasangan Jepang. Pasangan Korea Selatan Kim So Yeong/Kong Hee Yong, diperkirakan juga akan mampu menumbangkan reputasi para pasangan unggulan.

5. Ganda Campuran

Banyak yang bertaruh, pasangan Zheng Siwei/Huang Yaqiong akan memenangkan gelar All England pertama mereka, setelah gagal di final tahun lalu. Rekan senegara Siwei/Yaqiong, pasangan Yilyu/Huang Dongping, juara bertahan Yuta Watanabe/Arisa Higashino dari Jepang dan Seo Seung Jae/Chae Yujung adalah beberapa pasangan yang menjadi pesaing tangguh di nomor ganda campuran. [ft/dw]

XS
SM
MD
LG