Tautan-tautan Akses

Badai Maria Padamkan Listrik dan Akibatkan Banjir di Puerto Rico


Instalasi listrik di Guayama, Puerto Rico tampak porak-poranda pasca dilanda badai Maria, Rabu (20/9).

Badai Maria menghantam Puerto Rico Rabu dengan angin ribut dan hujan deras yang melumpuhkan aliran listrik dan menyebabkan banjir di seluruh pulau itu. Sebelum tiba di Puerto Rico, badai Maria memporak-perandakan beberapa pulau di Karibia dan menewaskan sedikitnya 9 orang.

Badai Maria terus mengakibatkan hujan lebat di Puerto Rico dan Republik Dominika sambil mendekati kepulauan Turks dan Caicos, menurut Pusat Badai Nasional Amerika.

Maria, yang waktu itu merupakan topan berkekuatan Kategori 4, memadamkan listrik di seluruh Puerto Rico pada hari Rabu (20/9) dan membanjiri banyak daerah tapi menimbulkan lebih sedikit bencana di Republik Dominika.

Badai itu adalah badai terkuat yang menimpa Puerto Rico, wilayah Amerika, dalam waktu hampir 90 tahun. Tingkat kerusakan sepenuhnya belum diketahui karena masyarakat masih terisolasi dan tidak dapat berkomunikasi, tetapi ada laporan bahwa kota-kota dilanda banjir besar dan longsoran lumpur.

Lebih dari 11.000 orang berlindung di ratusan tempat penampungan di Puerto Rico, sementara yang lainnya bertahan di rumah mereka. Badai Maria telah mencurahkan hujan hampir 89 sentimeter di beberapa tempat, sementara anginnya yang kencang memadamkan listrik dan merobohkan menara telepon seluler dan menerbangkan atap- atap rumah.

Sementara banjir berlanjut Kamis di Puerto Rico, kantor Dinas Cuaca Nasional di San Juan mengatakan permukaan air dan angin kencang akan berangsur-angsur mereda ketika badai bergerak menjauh.

Pusat Badai Maria melewati lepas pantai utara Republik Dominika pada hari Kamis dan akan mendekati Kepulauan Turks, Caicos dan Bahama tenggara pada hari Jumat dini hari.

Laporan terbaru mengatakan badai Kategori 3 disertai angin yang berkecepatan sekitar 185 kilometer per jam, dan peramal cuaca mengatakan badai Maria bisa menguat.

Badai Maria dan Irma sebelumnya menyebabkan kerusakan besar di pulau yang sudah mengalami masalah ekonomi itu. Presiden AS Donald Trump menyatakan keadaan darurat untuk Puerto Rico dan Kepulauan Virgin AS.

Maria adalah badai dahsyat ketiga yang melanda Amerika dalam tiga minggu terakhir. Kerusakan yang disebabkan oleh badai tersebut diperkirakan akan menghentikan pertumbuhan ekonomi AS untuk beberapa waktu.

Janet Yellen, kepala bank sentral Amerika mengatakan, “Dalam kuartal ketiga, pertumbuhan ekonomi akan terhambat oleh gangguan parah yang disebabkan oleh angin topan Harvey, Irma dan Maria. Seiring kegiatan pemulihan dan pembangunan kembali, pertumbuhan kemungkinan akan pulih kembali.”

Presiden Trump mengatakan kepada wartawan di Majelis Umum PBB di New York hari Kamis, bahwa badai Maria "bisa melenyapkan" Puerto Rico dan bahwa para petugas darurat Amerika mulai membantu pemulihan. Trump menyatakan Puerto Rico sebagai daerah bencana pada hari Kamis dan mengatakan bahwa ia akan mengunjungi pulau tersebut, meskipun belum tahu kapan. [sp/ii]

XS
SM
MD
LG