Tautan-tautan Akses

Atasi Perbedaan, Perancis dan Jerman Dorong Rencana Pemulihan Ekonomi


Kanselir Jerman Angela Merkel dalam konferensi pers mengenai dampak virus corona bersama Presiden Emmanuel Macron, yang ikut secara virtual, di Berlin, Jerman, 18 Mei 2020.
Kanselir Jerman Angela Merkel dalam konferensi pers mengenai dampak virus corona bersama Presiden Emmanuel Macron, yang ikut secara virtual, di Berlin, Jerman, 18 Mei 2020.

Ketika para pemimpin Uni Eropa melangsungkan pertemuan virtual pada Jumat (19/6) nanti, akan ada dua negara yang kembali menarik perhatian.

Pandemi virus corona, yang telah memukul perekonomian Eropa, menjadi dorongan baru bagi dua negara yang secara tradisional merupakan mesin utama penggerak perekonomian Eropa – yaitu Perancis dan Jerman – dan kemungkinan memulihkan hubungan kedua pemimpinnya.

Kanselir Jerman Angela Merkel dan Presiden Perancis Emmanuel Macron menemukan persamaan untuk mendorong rencana pemulihan ekonomi massal bagi 27 negara anggota Uni Eropa, yang mengecam anggaran Jerman yang konservatif dan menyebabkan Berlin bersitegang dengan negara-negara lain (di kawasan itu) yang sedang mengetatkan anggaran.

Namun apakah persamaan baru yang ada itu akan membuka babak baru bagi kedua negara untuk memberdayakan inisiatif bersama lain di Eropa yang masih belum mantap. Rintangan utamanya masih soal menghadapi paket penyelamatan virus corona, yang dibingkai dalam proposal hibah dan pinjaman bernilai $ 843 miliar yang diluncurkan Komisi Eropa bulan lalu. [em/pp]

XS
SM
MD
LG