Tautan-tautan Akses

AS Undang Menlu 3 Negara untuk Bahas Perselisihan Bendungan Sungai Nil


Bendungan Sungai Nil yang dibangun Ethiopia di Guba Woreda, kawasan Benishangul Gumuz dan mendapat protes dari Mesir.

Pemerintahan Trump telah mengundang para Menteri Luar Negeri Mesir, Ethiopia dan Sudan ke Washington untuk membahas proyek bendungan pembangkit listrik tenaga air di 'BlueNile' (Nil Biru) Ethiopia, yang menjadi fokus perseteruan yang meningkat antara Addis Ababa dan Kairo terkait sumber daya air.

Menanggapi pertanyaan VOA, penasihat Gedung Putih Kellyanne Conway mengatakan pemerintahan Trump "sangat aktif di seluruh dunia dengan berbagai pertemuan yang berbeda" dan "melakukan hal-hal yang sangat tidak konvensional dan berbeda" tanpa merinci lebih lanjut mengenai pertemuan tersebut untuk membahas Grand Ethiopia Renaissance Dam, yang dijadwalkan diadakan di kantor Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin 6 November.

Surat undangan yang diperoleh VOA dikirim oleh Mnuchin 21 Oktober ke tiga negara dan kepada David Malpass, presiden Kelompok Bank Dunia.

Seorang juru bicara Bank Dunia dalam pernyataan mengatakan Malpass "berencana berpartisipasi, dengan asumsi ketiga negara (Ethiopia, Mesir, dan Sudan) sepenuhnya juga terlibat dan berpartisipasi."

Mesir, yang telah lama mencari bantuan dari luar untuk menengahi pembicaraan itu, telah menerima pertemuan itu. Kairo menganggap masalah ini sebagai masalah keamanan nasional. Tanpa penyelesaian dengan Ethiopia, pembangunan hulu besar dam Nil bisa mengancam sumber air tawar Mesir.

Menteri Luar Negeri Mesir Sameh Shoukry pada hari Kamis mengatakan Kairo menantikan pertemuan di Washington. "Pemerintah AS mengundang ketiga negara untuk bertemu di Amerika pada 6 November di hadapan perwakilan pemerintah Amerika untuk memecahkan kebuntuan dari perundingan yang sedang berlangsung, "kata Shoukry.

Ethiopia juga mengkonfirmasi, menerima undangan itu.(my/pp)

Recommended

XS
SM
MD
LG