Tautan-tautan Akses

AS

AS Jatuhkan Sanksi Terhadap 5 Orang Rusia


Pimpinan Republik Chechnya Ramzan Kadyrov menyampaikan pidato dalam aksi demo di ibukota Chechnya, Grozny, Rusia, untuk mendukung Muslim Rohingya, 4 September 2017. (Foto: dok).

Amerika Serikat telah memasukan lima orang Rusia dalam daftar hitam keuangan, termasuk seorang warga Chechnya bernama Ramzan Kadyrov, yang dituduh melakukan penindasan maut terhadap orang-orang yang berusaha mengungkap korupsi pemerintah.

Departemen Keuangan Amerika Serikat mengatakan, Rabu (21/12), Kadrov bertanggung jawab memantau usaha penghilangan paksa dan pembunuhan di Rusia, sementara Departemen Luar Negeri Amerika Serikat mengatakan, ia memainkan peran penting dalam penyiksaan terhadap komunitas LGBT di Chechnya.

Sanksi Amerika Serikat tersebut melarang orang-orang tersebut melakukan transaksi keuangan di Amerika Serikat, dan juga melarang warga Amerika bertransaksi dengan mereka.

Selain Kadyrov, Amerika Serikat juga menuduh Ayub Kateb, seorang kepala penjara dan kepala cabang kementerian urusan Chechnya, melakukan pembunuhan dan pelanggaran HAM lain, termasuk pelecehan terhadap gay. Amerika Serikat juga menuduh tiga lainnya, Alexei Sheshenya, Yulia Mayorova dan Andrei Pavlov terlibat dalam konspirasi penipuan pajak bernilai 230 juta dolar yang dibongkar mendiang Sergei Magnitsky.

Langkah Amerika Serikat tersebut dilakukan berdasarkan UU tahun 2012 yang diberi nama Magnitsky. Magnitsky disiksa secara fisik dan mental olah para pejabat Rusia setelah mengungkap kasus korupsi terkait dana investasi Hermitage Capital. Ia tewas di pusat penahan sebelum proses pengadilannnya dilangsungkan di Moskow pada tahun 2009. Perlakuan tidak manusiawi terhadap Magnitsky di tempat penahannya mengundang kecaman dunia.

Dengan keputusan Rabu itu, sejauh ini Amerika Serikat sudah menjatuhkan sanksi terhadap 49 Rusia orang terkait UU Magnitsky. [ab/lt]

XS
SM
MD
LG