Tautan-tautan Akses

AS Peringatkan Warga untuk Tidak Bepergian ke China


Warga AS yang dievakuasi dari Wuhan, China masuk ke dalam bus, China, setibanya di Pangkalan Udara di Riverside, California, 39 Januari 2020.

Pemerintah Amerika mengingatkan warga negaranya untuk tidak bepergian ke China seiring jumlah kasus virus corona yang meningkat drastis.
Departemen Luar Negeri Amerika, Kamis (30/1/2020) malam, mengeluarkan apa yang disebut sebagai nasehat untuk tidak melakukan perjalanan tingkat 4.

Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Centers for Disease Control and Prevention/CDC), Selasa (28/1/2020), telah mengeluarkan peringatan tingkat 3, yang menyarankan warga Amerika untuk menghindari semua perjalanan yang tidak penting ke China.

CDC mengatakan tidak seorang pun dari 195 warga Amerika yang dievakuasi dari Wuhan pada Rabu (30/1/2020) menunjukkan gejala virus corona. Mereka akan tetap berada di sebuah pangkalan militer Amerika di California setidaknya hingga akhir pekan ini.

Sebelumnya pada Kamis sore, Organisasi Kesehatan Dunia WHO menyatakan wabah virus corona yang telah menyebar dari China ke 18 negara lain sebagai darurat kesehatan global.

Pengumuman dari markas besar WHO di Jenewa itu menunjukkan bahwa WHO menilai wabah itu sebagai “peristiwa luar biasa” yang membutuhkan tanggapan internasional yang terkoordinasi.

India dan Filipina juga mengumumkan kasus pertama virus corona di negara mereka. Dengan demikian semakin bertambah jumlah negara yang telah memastikan adanya virus mematikan itu, setelah sebelumnya ada Australia, Kanada, Finlandia, Perancis, Jerman, Hong Kong, Jepang, Nepal, Singapura, Korea Selatan, Thailand, Uni Emirat Arab dan Vietnam.

Komisi Kesehatan China Jumat (31/1/2020) pagi mengatakan, sedikitnya ada 9.000 kasus virus corona di negara itu, yang sudah menelan 170 korban jiwa. Ini berarti terjadi peningkatan lebih dari 1.000 kasus dalam satu hari saja. [em/ft]

XS
SM
MD
LG