Tautan-tautan Akses

AS: Diplomat Telah Kunjungi Tahanan di Arab Saudi


Penasihat Keamanan Nasional, John Bolton, mengungkapkan strategi Pemerintahan Trump untuk Afrika di Heritage Foundation di Washington, Kamis, 13 Desember 2018 (foto: AP Photo/Cliff Owen)

Para diplomat AS telah mengunjungi warga berdwikewarganegaraan AS-Saudi yang diyakini telah disiksa selama penahanannya di Riyadh, kata Penasihat Keamanan Nasional John Bolton hari Minggu.

Walid Fitaihi, seorang dokter lulusan Harvard yang membuka rumah sakit di Arab Saudi pada 2006, ditahan pada November 2017 bersama dengan warga Arab Saudi terkemuka lainnya sebagai bagian dari apa yang dikatakan pemerintah penindakan keras korupsi. Setelah ditahan di Ritz Carlton Hotel di Riyadh selama seminggu, Fitaihi kemudian memberi tahu seorang teman bahwa ia diseret ke sebuah ruangan di mana ia ditampar, ditutup matanya, ditelanjangi sampai hanya mengenakan pakaian dalam dan diikat ke kursi, di mana ia disetrum dengan listrik selama satu jam.

Nasibnya sejak itu tidak banyak diketahui tetapi Bolton mengatakan kepada CNN, "Sampai saat ini, sepengetahuan saya kita sudah mendapat apa yang disebut akses konsuler, artinya para diplomat Amerika di Arab Saudi telah mengunjunginya."

Tetapi ia mengatakan, "Di luar itu, kita tidak memiliki informasi tambahan pada saat ini."

Pengacara Fitaihi, Howard Cooper, pada bulan Januari mengatakan kepada Departemen Luar Negeri AS pada bahwa Fitaihi telah ditahan di penjara Arab Saudi di mana "ia hanya diizinkan melakukan kontak terbatas dengan dunia luar."

Cooper dalam suratnya mengatakan, "Diperkirakan Dr. Fitaihi telah disiksa setidaknya secara psikologis selama pemenjaraannya.”

"Pengacara mengatakan keluarganya sudah bisa mengunjunginya sesekali, serta berbicara dengannya di telepon. Tetapi Cooper mengatakan "fisiknya menurun" dan ia tampak "sangat terpukul secara emosional." [my]

XS
SM
MD
LG