Tautan-tautan Akses

AS

AS Catat Rekor Lakukan Lebih dari 1 Juta Tes per Hari


Warga mengikuti tes swab massal Covid-19 di Los Angeles, California (foto: dok).

Amerika mencatat rekor dengan keberhasilan melakukan lebih dari satu juta uji medis virus corona dalam satu hari. Namun menurut pakar-pakar kesehatan, Amerika membutuhkan antara enam hingga sepuluh juta uji medis per hari untuk membantu mengatasi perebakan virus corona.

Menurut data dari Covid Tracking Project, sebuah LSM yang melacak perebakan pandemi virus corona di Amerika, Sabtu lalu (19/9) telah dilakukan 1.061.411 uji medis. Rekor ini dicapai setelah ketidakberhasilan melakukan satu juta uji medis selama berminggu-minggu.

Pada minggu yang berakhir 13 September misalnya, Amerika baru berhasil melakukan 650.000 uji medis virus corona, atau anjlok dibanding akhir Juli di mana lebih dari 800.000 uji medis dilakukan.

Sejak pandemi virus corona terjadi Maret lalu, kelangkaan alat uji medis telah menghambat upaya mengatasi perebakan virus mematikan ini.

Badan Urusan Pangan dan Obat-Obatan FDA telah memberikan otorisasi darurat untuk menggunakan tes air liur, yang tidak memerlukan penyeka dan menggunakan reagen yang sudah tersedia.

Amerika juga telah mengesahkan pengujian gabungan, suatu metode yang menguji sampel dari beberapa orang sekaligus, dan dapat memperluas kapasitas pengujian. Namun hal ini hanya lebih efesien di daerah-daerah dengan wabah terbatas.

Menurut analisa kantor berita Reuters, pada pertengahan September ini, 27 dari 50 negara bagian di Amerika memiliki tingkat uji medis di atas lima persen, termasuk di South Dakota yang mencapai tujuh persen. Badan Kesehatan Dunia menilai tingkat positif di atas lima persen merupakan hal yang mengkhawatirkan. [em/jm]

XS
SM
MD
LG