Tautan-tautan Akses

AS

AS Beri Kesempatan Lagi Bagi Pencari Suaka yang Menunggu di Meksiko


Seorang pencari suaka Meksiko yang sedang hamil menunggu untuk memasuki AS di dekat perbatasan Gateway International Bridge di Matamoros, Meksiko, 20 Agustus 2019.

Departemen Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat (AS), Selasa (22/6), menyatakan ribuan pencari suaka yang permohonannya ditolak atau dianggap tidak beralasan di bawah kebijakan pemerintahan Trump, kini akan diizinkan mengajukan permohonan lagi sesuai dengan perlindungan kemanusiaan.

Para pencari suaka yang permohanannya ditolak itu terpaksa menunggu di Meksiko untuk sidang pengadilan.

Kantor berita Associated Press melaporkan pendaftaran itu dimulai Rabu (23/6) bagi pencari suaka yang selama ini masuk dalam kategori "Remain in Mexico" (“Tetap di Meksiko”) termasuk pengajuan kasus yang ditolak atau mereka yang gagal hadir di pengadilan.

Berdasarkan kriteria itu, tidak jelas berapa banyak orang yang memenuhi syarat untuk dibebaskan masuk ke AS sambil menunggu keputusan pengadilan atas kasus mereka. Hal itu diungkapkan oleh seorang pejabat senior Keamanan Dalam Negeri yang berbicara dengan syarat anonim karena informasi tersebut belum diumumkan.

Namun, Michele Klein Solomon, direktur Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) untuk Amerika Utara, Amerika Tengah dan Karibia, kepada Associated Press mengungkapkan perkiraan sedikitnya ada 10 ribu orang. Organisasinya bekerja sama dengan pemerintah untuk membantu para pencari suaka menuju ke perbatasan sekaligus memastikan mereka dites negatif untuk COVID-19 sebelum diizinkan masuk ke AS.

Menurut Transactional Records Access Clearinghouse dari Universitas Syracuse, angka itu diperkirakan rendah karena ada hampir 7.000 pencari suaka yang kasusnya ditolak - sebagian besar di San Diego, dan lebih dari 32.000 yang kasusnya ditolak, sebagian besar di Texas. Tidak diketahui berapa banyak kasus yang ditolak bagi mereka yang tidak dapat hadir di pengadilan. [mg/lt]

XS
SM
MD
LG