Tautan-tautan Akses

AS Bantu Lebanon Bersihkan Ranjau Darat dan Amunisi yang Tidak Meledak


Anak-anak sekolah di Naqoura, Lebanon, mendapatkan pelatihan untuk bisa mengidentifikasi ranjau darat (foto: ilustrasi).

Lebanon memiliki lahan tanah pertanian terluas di dunia Arab. Ini dikarenakan Lebanon memiliki sejarah panjang kegiatan pertanian. Ada bukti bahwa sejak delapan ribu tahun lalu, orang tinggal di Lebanon dan menanam pohon buah-buahan, dan orang yang berada disana sekitar lima ribu tahun lalu; merupakan perintis yang menghasilkan minuman anggur.

Pertanian masih merupakan sektor penting dalam perekonomian Lebanon. Tetapi untuk beberapa puluh tahun mendatang, banyak lahan suhur tidak lagi bisa diakses karena dipenuhi oleh ranjau darat dan senjata yang tidak meledak.

Antara tahun 1975 dan 1990, Lebanon dilanda perang saudara. Termasuk sebagian wilayahnya diduduki oleh Israel selama 12 tahun. Sejak tahun 1975, ranjau darat dan senjata yang tidak meledak telah menewaskan lebih dari 900 orang dan melukai ribuan lainnya.

“Warga di banyak wilayah Lebanon setiap hari menghadapi bahaya mengerikan ini,” tulis Asisten Manajer Program Untuk Timur Tengah di Kantor Penghapusan dan Pengurangan Senjata Api di Biro Urusan Politik-Militer Departemen Luar Negeri Amerika Patrick Shea, dalam sebuah blog yang dipasang di internet baru-baru ini.

“Amerika sejak lama berkomitmen untuk mendorong perdamaian dan keamanan di Lebanon, dan telah membelanjakan lebih dari 60 juta dolar dalam bentuk bantuan untuk membersihkan secara aman amunisi yang tidak meledak, menyelamatkan nyawa lewat pendidikan dan penyuluhan tentang risiko ranjau dan bahan peledak, dan memberi dukungan dan bantuan kepada Pusat Penindakan Ranjau Darat di Lebanon dalam bentuk pelatihan lanjutan. Dengan mendukung upaya mitra-mitra seperti Kelompok Penasihat Ranjau Darat, dan berkoordinasi dengan donor lain lewat mekanisme seperti Kelompok Penindakan Ranjau Darat,” tulis Shea.

“Amerika tidak hanya memperbaiki kehidupan warga kebanyakan Lebanon, tetapi juga berkontribusi pada keamanan internasional dengan membersihkan dan menjinakkan bahan peledak yang berpotensi bisa jatuh ke tangan ekstremis atau teroris,” tambahnya. [em/jm]

XS
SM
MD
LG