Tautan-tautan Akses

AS

Apa Itu 'Program DACA' yang Disoroti Trump?


Para Supporters of Deferred Action for Childhood Arrivals (DACA) berunjuk rasa di luar gedug pengadilan federal di Pasadena, California, 15 Mei 2018.

Presiden Donald Trump, Sabtu (19/1), menawarkan menambah perlindungan bagi penerima Deferred Action for Childhood Arrivals (DACA) -- program yang memungkinkan anak-anak imigran gelap untuk tinggal dan bekerja di AS. Sebagai imbalannya, Trump menuntut dana pembangunan tembok sebesar $5,7 miliar.

Apa itu DACA?

Pemerintahan Obama pada Juni 2012 mengeluarkan perintah eksekutif DACA setelah UU Development, Relief and Education for Alien Minors (DREAM) tidak disetujui di Kongres berkali-kali. Anak-anak muda yang terdampak DACA dan UU DREAM sering dijuluki "Dreamers."

Program DACA tadinya memungkinkan sejumlah imigran gelap dan tanpa dokumen yang memasuki AS sebelum usia 16 tahun dan sebelum Juni 2007 dikecualikan dari deportasi dan memperoleh izin kerja dua tahun yang bisa diperpanjang.

Orang-orang yang memenuhi syarat harus tinggal di AS terus-menerus sejak 2007.

Mereka harus terdaftar di sekolah, lulus SMA atau setara, atau keluar secara terhormat dari angkatan bersenjata atau Garda Pantai.

Mereka harus bebas dari catatan kriminal atau pelanggaran serius, karena jika tidak merupakan ancaman bagi keamanan nasional.

Pada November 2014, DACA diperluas untuk mencakup para imigran gelap yang memasuki AS sebelum 2010, dan menghapuskan kriteria yang mengharuskan pemohon berusia kurang dari 31 tahun.

Pemerintahan Trump mencabut program DACA pada September 2017.

Jumat, hari terakhir Mahkamah Agung AS bisa menerima permohonan banding dan menjadwalkan sidang, MA tidak mengambil tindakan apapun atas upaya pemerintah untuk mengakhiri DACA. Ini artinya, program itu kemungkinan masih akan berlaku sampai musim gugur, ketika pengadilan memulai sesinya kembali. [vm]

XS
SM
MD
LG