Tautan-tautan Akses

Anggota Parlemen Argentina Ditahan atas Tuduhan Korupsi


Cristina Fernandez, Presiden Argentina 2007-2015 (foto: ilustrasi).

Seorang anggota parlemen Argentina yang mantan pejabat tinggi dalam pemerintahan Presiden Cristina Fernandez yang lalu, menyerahkan diri kepada pihak berwenang setelah majelis rendah Kongres hari Rabu (25/10) memutuskan untuk menghapus kekebalannya dari tuntutan.

Stasiun televisi lokal menyiarkan video polisi yang masuk ke rumah Julio de Vido untuk menangkapnya, namun tampaknya dia tidak berada di rumah pada waktu itu dan kemudian menyerahkan diri kepada pengadilan federal Buenos Aires. Pemungutan suara 176-0 melapangkan jalan bagi penuntutan dirinya atas tuduhan korupsi.

Mantan menteri perencanaan itu sedang diselidiki karena dicurigai karena mengakibatkan pemerintah membayar lebih, senilai $ 7 miliar untuk gas alam cair. Dia juga sedang diselidiki karena kemungkinan penggelapan dalam kasus lain yang melibatkan tambang batubara Rio Turbio. Ia membantah melakukan kesalahan.

De Vido adalah salah seorang anggota paling kuat dari Kabinet Fernandez selama pemerintahannya tahun 2007-2015 dan juga suami dan pendahulu Cristina Fernandez, Nestor Kirchner pada tahun 2003-2007.

Sejak meninggalkan jabatannya, Fernandez dilanda serangkaian skandal korupsi dan telah didakwa tahun lalu. Dia menolak tuduhan itu dan menyebutnya sebagai bermotif politik. Fernandez memenangkan kursi senat pada pemilihan parlemen tengah hari Minggu, yang memberikan dirinya kekebalan dari penuntutan. [ps/jm]

XS
SM
MD
LG