Tautan-tautan Akses

Anak Super Pintar, Bisa Baca Sejak Usia 2 Tahun


Organisasi internasional untuk orang-orang ber-IQ tinggi, Mensa International, mendaftarkan Teddy Hobbs, balita yang sudah bisa membaca sejak usia dua tahun, sebagai anggota termuda di Inggris.
Organisasi internasional untuk orang-orang ber-IQ tinggi, Mensa International, mendaftarkan Teddy Hobbs, balita yang sudah bisa membaca sejak usia dua tahun, sebagai anggota termuda di Inggris.

Mensa International, organisasi internasional untuk orang-orang ber-IQ tinggi, mendaftarkan Teddy Hobbs, sebagai anggota termuda di Inggris. Balita itu sudah bisa membaca dan bahkan mempelajari tujuh bahasa berbeda sejak usia dua tahun. 

Namanya Teddy Hobbs, usianya baru empat tahun. Orang tua dan guru-gurunya menyebut anak itu super pintar. Bagaimana tidak, ia sudah bisa membaca sejak usia 2 tahun dan buku bacaannya sekarang adalah Harry Potter.

Karena begitu pintarnya, Teddy mendapat perhatian Mensa International, sebuah organisasi yang hanya memberi status keanggotan kepada mereka yang tingkat kepandaiannya masuk kelompok dua persen orang dengan IQ tertinggi di dunia.

Teddy kabarnya menjalani tes IQ yang diselenggarakan Mensa pada usia tiga tahun tujuh bulan. Ia membukukan skor 139 dalam tes Stanford-Binet yang skor maksimumnya 160.

Anak Super Pintar, Bisa Baca Sejak Usia 2 Tahun
mohon tunggu

No media source currently available

0:00 0:02:58 0:00

Kepintaran Teddy tentu membingungkan orang-orang di sekitarnya, termasuk guru-guru di taman bermain di mana ia terdaftar sebagai siswa. Beth Hobbs, ibunya mengatakan, guru Teddy bahkan menghubunginya sewaktu mendapati bocah itu sudah pandai membaca saat usianya baru 26 bulan.

"Saya kira ia belajar sendiri cara membaca. Usianya baru 26 bulan dan itu sangat tidak biasa. Gurunya sampai menghubungi saya dan saya jelaskan, ya dia memang bisa membaca,” jelasnya.

Hobbs mengatakan, Teddy saat ini sudah mulai belajar tujuh bahasa yang berbeda, dan topik buku-buku yang dipilihnya untuk dibaca umumnya tergolong berat, yang bahkan sulit dipahami kebanyakan orang dewasa. Ia menceritakan pengalamannya ketika ia dan suaminya membawa Teddy ke toko buku pada saat anak itu baru berusia dua tahun.

Teddy Hobbs menghitung dalam bahasa Prancis pada sebuah abacus.
Teddy Hobbs menghitung dalam bahasa Prancis pada sebuah abacus.

"Kami pergi ke toko buku. Dan saya bilang, kamu saya beri jatah £10, pilih buku apa pun yang kamu mau. Dan ia memilih First Thousand Words in Mandarin, yang merupakan buku kecil yang bagus. Kami terkejut dan mencoba membujuknya dengan buku-buku lain yang gambarnya lebih berwarna dan bagus. Teddy bersikeras dan mengatakan bahwa buku pilihannya itu yang ia inginkan," imbuh Hobbs.

Teddy yang haus pengetahuan menyukai film kartun Winnie The Pooh, namun jika diberi kesempatan ia lebih memilih program-program pendidikan di televisi.

Hobbs dan suaminya kini sedang bertanya-tanya apakah adik perempuan Teddy mungkin akan seperti dirinya.

Tahun lalu, Isla McNabb dari Kentucky, Amerika Serikat, pada usia 2,5 tahun menjadi anggota Mensa termuda. [ab/uh]

Forum

XS
SM
MD
LG