Tautan-tautan Akses

Amnesty Tuding Suriah Telah Eksekusi Ribuan Tahanan


Para tahanan terlihat berada di balik terali penjara utama di kota Aleppo, Suriah, 22 Mei 2014. (Foto: dok).

Kelompok HAM Amnesty International mengatakan, pemerintah Suriah telah mengeksekusi ribuan tahanan dan menguburkan jenasah mereka dalam kuburan massal. Amnesty menganggap tindakan itu kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan.

Sebuah laporan baru yang dirilis kelompok itu menyebutkan, antara 5.000 hingga 13.000 tahanan dibunuh antara tahun 2011 dan tahun 2015, dan bahwa tidak ada alasan untuk mempercayai bahwa eksekusi di penjara Saydnaya di luar Damaskus itu telah dihentikan. Amnesty mengatakan, mayoritas korban adalah warga sipil yang menentang pemerintah Presiden Bashar al-Assad.

Laporan itu didasarkan pada wawancara terhadap lebih dari 80 saksi mata, termasuk mantan sipir penjara, tahanan, hakim dan pengacara. Amnesty merekomendasikan agar Dewan Keamanan PBB menuntut Suriah membiarkan para pengawas independen menyelidiki semua tempat penahanan dan memeriksa kondisinya.

Pemerintah Suriah telah membantah laporan-laporan sebelumnya mengenai pembantaian massal yang diajukan kelompok-kelompok HAM internasional. Kementerian Luar Negeri Suriah menolak permohonan VOA untuk memperoleh komentar tanggapan. [ab/lt]

XS
SM
MD
LG