Tautan-tautan Akses

Amazon Secara Bertahap Buka Kembali Pusat Distribusi di Perancis


Seorang pekerja bekerja di sebuah gudang Amazon di Bretigny-sur-Orge dekat Paris, Perancis (foto: dok).

Peritel raksasa online, Amazon hari Selasa (19/5) mulai kembali mengoperasikan enam gudang di Perancis. Penutupan sementara terjadi akibat perselisihan tentang kondisi kerja para pegawai selama pandemi virus corona.

Amazon "secara progresif sedang merencanakan pembukaan kembali mulai 19 Mei" di Perancis, kata sebuah pernyataan kepada kantor berita AFP, setelah dicapainya kesepakatan dengan beberapa serikat buruh terkait persyaratan untuk kembali beroperasi. Serikat-serikat buruh itu mengatakan sekitar 50 persen pekerja secara sukarela diizinkan kembali. Diperkirakan Amazon akan sepenuhnya mempekerjakan kembali seluruh staf menjelang 2 Juni 2020.

Pengecer online itu terlibat dalam perselisihan dengan serikat buruh yang menilai tidak cukup upaya yang dilakukan untuk mengurangi risiko virus corona pada para pekerja. Karyawan harus memproses pesanan yang melonjak di tengah lockdown nasional selama hampir dua bulan yang berakhir pada hari Senin (18/5).

Bulan lalu, pengadilan banding menguatkan putusan yang dengan tegas membatasi sejumlah operasi Amazon sekaligus memerintahkan pihak manajemen untuk meninjau aturan keselamatan kerja. Pengadilan menyatakan hanya barang-barang esensial - peralatan kantor, bahan makanan, obat-obatan dan produk perawatan pribadi yang boleh dikirimkan.

Amazon menyatakan tidak mungkin untuk mematuhi aturan perintah tersebut dan sepenuhnya menutup enam lokasi mulai pertengahan April 2020, meskipun tetap menggaji penuh para karyawan.

Dalam sebuah pernyataan, CFTD, konfederasi tenaga kerja Perancis kepada AFP menyampaikan hasil negosiasi dengan Amazon sebagai "langkah penting adaptasi perusahaan itu terhadap budaya negara kita, terhadap sejumlah peraturan, dan beberapa persyaratan atas tempat kerja yang berkelanjutan serta bermartabat. " [mg/ii]

Lihat komentar

Recommended

XS
SM
MD
LG