Tautan-tautan Akses

Afsel Siap Menuju Pelonggaran ‘Lockdown’


Warga mulai memadati jalanan di pusat kota Johannesburg, Afrika Selatan, sambil mengenakan masker, 11 Mei 2020.

Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa mengatakan sebagian besar wilayah negara itu akan melangkah menuju pelonggaran restriksi terkait wabah virus corona akhir bulan ini, meskipun jumlah kasus terkonfirmasi telah melampaui 12 ribu.

Dalam pidato yang ditayangkan televisi Rabu malam, Ramaphosa mengumumkan mereka akan segera memulai proses konsultasi dengan pihak-pihak terkait mengenai usulan agar pada akhir Mei, sebagian besar wilaya negara itu dalam kondisi kesiagaan level 3 dan sejumlah bisnis akan dibuka sebagian.

Pendekatan Afrika Selatan untuk memperlambat penyebaran virus corona diperhitungkan berdasarkan sistem bertingkat, dengan level 5 sebagai langkah paling ketat.

Negara itu mengawali kesiagaan level 4 pada 1 Mei lalu dengan mengizinkan warga berolahraga di luar ruangan dan sejumlah bisnis dibuka kembali.

Ramaphosa mengatakan daerah-daerah dengan tingkat penularan yang tinggi akan tetap berada pada kesiagaan level 4 dan perjalanan ke daerah-daerah dengan tingkat penularan yang lebih rendah akan dibatasi.

Ramaphosa juga membela cara penanganannya terhadap wabah COVID-19, dengan mengatakan sebagian warga telah mempertanyakan apakah pendekatannya dalam menangani virus corona telah mengorbankan mata pencaharian rakyat. Ia mengatakan pendekatan strategis pemerintahannya didasarkan pada menyelamatkan nyawa dan mempertahankan mata pencaharian. Sasaran pentingnya adalah memperlambat laju penularan melalui sejumlah intervensi dalam langkah-langkah pencegahan virus corona di negara itu.

Afrika Selatan memiliki jumlah kasus virus corona tertinggi di benua itu, dengan 12.074 tertular dan 219 kematian. [uh/ab]

Recommended

XS
SM
MD
LG