Tautan-tautan Akses

AeroVironment Ungkap Drone Seukuran Telapak Tangan untuk Militer AS


Sebuah drone terbang melayang-layang di Philadelphie, hari Kamis, 4 Mei 2017 (foto: AP Photo/Matt Rourke)

Sebuah drone berukuran kecil berbaling-baling empat yang dapat dimasukkan ke dalam kantung kecil dan diluncurkan dari telapak tangan untuk keperluan pengintaian telah diungkapkan oleh produsen drone AeroVironment, Inc. hari Selasa.

Produsen drone AeroVironment Inc. mengungkapkan drone berukuran kecil berbaling-baling empat untuk keperluan pengintaian hari Selasa yang dapat dimasukkan ke dalam kantung kecil dan diluncurkan dari telapak tangan.

Ukuran yang lebih kecil dan mudahnya pengoperasian dapat digunakan oleh prajurit biasa, yang menawarkan pasukan dan unit militer kecil kapasitas untuk pengamatan yang sebelumnya hanya teredia bagi unit militer yang lebih besar, dimana drone hanya dapat dioperasikan oleh prajurit spesialis.

AeroVironment mengatakan perusahaan tersebut telah menyerahkan 20 buah drone yang disebut Snipe yang berbobot hanya 140 gram ke klien pemerintah AS pertamanya bulan April. Perusahaan itu menolak menyebutkan badan pemerintah yang membeli drone-drone tersebut, namun Aviation Week melaporkan tahun lalu AeroVironment mengembangkan purwarupa produk tersebut untuk AD AS.

Dirancang sebagai bagian kelengkapan seragam

AeroVironment mengatakan drone tersebut mengambil manfaat dari kemajuan teknologi yang dicapai dalam pengembangan drone Hummingbird berukuran Nano untuk DARPA (Defense Advanced Research Projects Agency) yang bertanggung jawab atas banyak terobosan teknologi dan ilmiah yang digunakan oleh kalangan militer.

Kirk Flittie, Wakil Direktur Utama AeroVironment's yang bertanggung jawab atas sistem pesawat nirawak, menyatakan dalam sebuah pernyataan drone Snipe “dirancang untuk menjadi bagian dari operatornya sehingga dapat dikerahkan dalam waktu kurang dari satu menit.”

Daya tahan baterai 15 menit

Pesawat tersebut yang ditujukan untuk keperluan misi intelijen dan pengintaian, dapat memancarkan citra beresolusi tinggi dan merekam video baik siang maupun malam. Pesawat ini dapat terbang dalam kecepatan 35 km/jam, memiliki daya jangkau lebih dari satu kilometer, dan dapat terbang selama 15 menit dengan tenaga baterai, demikian pernyataan perusahaan tersebut.

AeroVironment sebelumnya telah meluncurkan pesawat nirawak Raven yang diluncurkan dari tangan, yang berbobot 2 kg dan memiliki rentang sayap sepanjang 1,4 meter, adalah pesawat nirawak militer yang paling banyak digunakan untuk keperluan pengintaian dimana lebih dari 19.000 pesawat telah diproduksi.

Harga sahan AeroVironment merosot 0,2 persen menjadi $29.13 dalam rentang waktu 52 minggu dengan kisaran harga saham antara $22.16 hingga $32.44. [ww]

XS
SM
MD
LG