Tautan-tautan Akses

Jenderal Tertinggi AS Kunjungi Beijing, Bahas Korea Utara


Jenderal Tertinggi AS Joseph Dunford (kiri) dan Jenderal China Fang Fenghui, dalam upacara penandatangan di Beijing, China, Selasa (15/8).

Ketua Gabungan Kepala Staf Angkatan Bersenjata Amerika berada di China untuk pembicaraan yang bertujuan memperbaiki hubungan kerja dengan mitranya dari China guna mengurangi risiko salah perhitungan di Semenanjung Korea akibat meningkatnya ketegangan antara AS dan Korea Utara.

Jenderal Marinir Joseph Dunford, Ketua Gabungan Kepala Staf tiba di Beijing hari Selasa (15/8) dalam lanjutan lawatannya di Asia. Dunford mengatakan, ia ingin menggarisbawahi "ikatan kuat" Amerika dengan sekutunya Korea Selatan dan Jepang.

Sebelum tiba di China, ia bertemu dengan para pejabat Korea Selatan di Seoul membicarakan pemangkalan sistem senjata anti peluru kendali (THAAD) di semenanjung Korea.

"Apakah kita punya kemampuan untuk mempertahankan Semenanjung Korea? Apakah kita memiliki kemampuan untuk mempertahankan Guam, Hawaii dan Amerika? Jawabannya adalah ya, kita punya. Ketika ditanya reporter: sekarang dan masa depan? Sekarang dan pada masa depan. Sekali lagi berdasarkan proyeksi kapasitas yang kita miliki, kita akan melakukan penyesuaian pada kekuatan dan kemampuan kita berdasarkan saat munculnya ancaman, dan kita mengamati dengan seksama perkembangan itu. Kekuatan kita di lapangan disesuaikan dengan perhitungan kita terhadap situasi yang timbul,” ungkap Dunford.

Perundingan tersebut terjadi di tengah ketegangan yang semakin memburuk di semenanjung tersebut, menyusul serangkaian uji coba rudal dan ucapan yang semakin memanas antara Washington dan Pyongyang.

THAAD dapat menembak jatuh rudal balistik jarak pendek dan jarak sedang. Sekarang ini, dua dari enam sistem peluncurnya sudah beroperasi penuh. [ps/al]

XS
SM
MD
LG