Selasa, 23 Desember 2014 Waktu: 02:52

Berita / Gaya Hidup / Kesehatan

Panel Kongres AS Selidiki Wabah Meningitis

Panel Kongres Amerika mulai mendengar kesaksian dari pihak-pihak yang terkait dengan wabah meningitis, yang menyebabkan 32 kematian dan 400 lebih jatuh sakit di seluruh AS.

Pasien yang sakit akibat wabah meningitis dirawat di sebuah rumah sakit AS. Wabah ini telah menyebabkan 32 kematian dan 400 lebih jatuh sakit di seluruh AS (foto: dok).
Pasien yang sakit akibat wabah meningitis dirawat di sebuah rumah sakit AS. Wabah ini telah menyebabkan 32 kematian dan 400 lebih jatuh sakit di seluruh AS (foto: dok).
Panel Kongres Amerika telah mendengar kesaksian emosional janda seorang hakim Kentucky, salah seorang korban pertama yang tewas akibat wabah terkait meningitis, yang menyebabkan 32 kematian dan lebih dari 400 lainnya sakit.

Kepada subkomisi Energi dan Perdagangan DPR, Joyce Lovelace mengatakan, dibutuhkan peraturan  negara bagian dan federal yang lebih baik guna mencegah tragedi-tragedi, seperti yang mengakibatkan kematian hakim itu bulan September.

Panel DPR sedang menyelidiki langkah-langkah memperkuat wewenang pemerintah atas apa yang disebut apotek peracikan, yang diizinkan memproduksi sejumlah kecil obat berdasarkan  resep.

Anggota DPR Fred Upton mengatakan ia marah ketika tahu bahwa New England Compounding Center, yang kini tutup dan pembuat steroid tercemar yang menimbulkan wabah meningitis itu, ternyata terlibat kasus serupa 10 tahun lalu.

Komisaris Badan Pemeriksa Obat dan Makanan Amerika Margaret Hamburg mengatakan usaha pihaknya terhambat oleh terbatasnya otorita terhadap apotek peracikan.

Pemilik kedua New England Compounding Center Barry Cadden tampil di depan panel itu, tetapi menggunakan haknya untuk menolak menjawab pertanyaan.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda

 

 

Ikuti Kami

 Aktivitas di Facebook