Tautan-tautan Akses

Yunani Bahas Dana Talangan dengan Kreditor


Menkeu Jerman Wolfgang Schaeuble dan Menkeu Yunani Yanis Varoufakis (kanan) saat memberikan konferensi pers (foto: dok).

Menkeu Jerman Wolfgang Schaeuble dan Menkeu Yunani Yanis Varoufakis (kanan) saat memberikan konferensi pers (foto: dok).

Pemerintah baru Yunani membahas syarat-syarat dana talangan dengan kreditor-kreditornya dari Eropa hari Rabu (11/2).

Yunani hari Rabu (11/2) terlibat dalam pembahasan penting dengan kreditor-kreditornya dari Eropa mengenai syarat-syarat dana talangan dan langkah-langkah penghematan yang harus dilakukan Yunani.

Menteri Keuangan Yunani Yanis Varoufakis dari pemerintah baru Yunani yang beraliran kiri bertemu dengan para menteri keuangan zona euro di Brussel dan meminta perundingan ulang untuk pinjaman senilai 300 miliar dolar ketimbang perpanjangan untuk segmen dana talangan yang habis masa waktunya pada akhir Februari.

Yunani ingin para kreditornya -18 negara lainnya pada blok mata uang euro Eropa, Bank Sentral Eropa dan IMF memberi pinjaman sementara untuk beberapa bulan. Yunani mengatakan memerlukan waktu untuk merundingkan perubahan-perubahan rencana penghematan yang dipaksakan pada negara itu dimana upah dan pensiun telah dipangkas, pajak dinaikkan dan ribuan pegawai negeri diberhentikan.

Pejabat-pejabat Eropa tidak menunjukkan tanda-tanda bersedia untuk memperlunak syarat-syarat tersebut.

Pemimpn bidang keuangan zona euro, Menteri Keuangan Belanda Jeroen Dijsselbloem, mengatakan kepada parlemennya “sebuah perjanjian tetap merupakan perjanjian. Itu berarti bahawa dalam program dana talangan, langkah-langkah tidak bisa digantikan dengan langkah-langkah lain”.

Perdana Menteri Yunani yang baru, Alexis Tsipras yang memenangkan mosi percaya parlemen hari Selasa karena tentangannya terhadap para pemberi pinjaman dengan mengatakan Yunani akan menolak perpanjangan waktu dana talangan itu.

Varoufakis mengatakan ekonomi negara itu yang dalam kesulitan besar perlu “bisa bernafas kembali untuk menghasilkan pendapatan” agar bisa membayar kembali hutang-hutangnya. Ia membandingkan usaha Yunani seperti sapi sakit yang tidak lagi bisa menghasilkan susu.

“Seperti memiliki seekor sapi yang sakit dan tidak bisa menghasilkan susu, dan kita mulai mencambuknya agar menghasilkan susu pada akhirnya akan mati” kata Varoufakis.

Ia menambahkan, “Jadi Anda tidak akan mendapat susu yang Anda inginkan. Inilah yang terjadi dengan ekonomi Yunani dalam lima tahun terakhir. Tiga lembaga keuangan yang disebut Troika memerasnya, berusaha mendapatkan keuntungan sebanyak mungkin agar Yunani bisa membayar hutang-hutangnya. Tapi jika ini terus dilakukan, pada akhirnya ekonomi akan mati. Ekonomi Yunani tidak lagi memiliki kapasitas untuk menghasilkan pendapatan guna membayar utang”.

XS
SM
MD
LG