Tautan-tautan Akses

G20 Bahas Upaya Genjot Pertumbuhan Ekonomi Global


Wakil PM Turki, Ali Babacan (kanan) dan Direktur IMF, Christine Lagarde bersalaman sebelum pertemuan G20 dibuka di Istanbul, Senin (9/2).

Wakil PM Turki, Ali Babacan (kanan) dan Direktur IMF, Christine Lagarde bersalaman sebelum pertemuan G20 dibuka di Istanbul, Senin (9/2).

Para pejabat keuangan negara-negara G20 bertemu di Istanbul, Turki, yang bertujuan untuk mengkoordinasikan tindakan guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi global.

Para Menteri Keuangan dan Ketua Bank Sentral dari 20 ekonomi terkemuka dunia berkumpul di Istanbul hari Senin (9/2) untuk membuka pertemuan G20 yang bertujuan untuk mengkoordinasikan tindakan guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

Deputi Perdana Menteri Turki Ali Babacan, yang negaranya saat ini menjadi Ketua G20, berharap agar negara-negara dapat menetapkan sasaran-sasaran investasi nasional yang mengikat.

Dia mengatakan, “Tetapi yang penting di sini bagi kita pertama menciptakan kesadaran bahwa investasi penting, bahkan kalau pun kita tidak memperoleh anggaran biaya dari pemerintah, kita harus mencari cara dan sumber untuk membiayainya.

Organisasi kerjasama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) mengatakan, Negara-negara masih belum berbuat cukup dalam melaksanakan serangkaian kebijakan yang sudah di sepakati untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dunia dalam tahun-tahun mendatang.

OECD yang berbasis di Paris itu, dalam laporan tahunannya tentang pertumbuhan dan dikeluarkan Senin, mendesak negara-negara agar melaksanakan “strategi pertumbuhan secara komprehensif”, seperti meningkatkan produktivitas buruh, daya saing dan daya inovasi.

Sementara itu, para pejabat tinggi keuangan Inggris dan Amerika menghimbau negara-negara adidaya untuk bekerjasama mendorong pertumbuhan dan mengurangi defisit fiskal.

Dalam sebuah artikel yang diterbitkan suratkabat the Wall Street Journal, Menteri Keuangan Amerika Jack Lew dan Menteri Keuangan Inggris George Osborne menulis, “negara-negara harus menggunakan serangkaian perangkat yang mereka miliki guna mendukung perekonomian mereka dan menyadari tujuan kolektif G20 yaitu pertumbuhan global yang kuat, seimbang dan berkelanjutan”.

Kedua menteri merekomendasikan kebijakan-kebijakan keuangan yang bertanggungjawab, yang memastikan sumber daya yang layak bagi investasi pendidikan dan infrastruktur, persyaratan kredit yang akomodatif yang bisa mendorong pengeluaran rumah tangga dan bisnis, serta reformasi ekonomi guna mendorong produktifitas dan meningkatkan taraf standar.

Direktur IMF Christine Lagarde dalam sebuah blog yang dipasang di internet hari Jum’at (06/02) mengatakan jika janji yang dibuat dalam konferensi G20 di Brisbane bulan November 2014 lalu dipenuhi, maka bisa menambah lebih dari 2 trilyun dolar perekonomian global dan menciptakan jutaan lapangan kerja baru dalam empat tahun ke depan.

Keprihatinan utama lain dalam konferensi G20 ini adalah apakah Amerika saja bisa mempertahankan ekonomi global, sementara sebagian besar negara lain sedang mengalami perlambatan ekonomi.

Hal-hal yang juga mempengaruhi rencana para menteri keuangan negara-negara G20 adalah tuntutan pemerintah Yunani untuk merestrukturisasi utang mereka, rendahnya harga minyak dunia yang berdampak pada perkiraan inflasi dan pertumbuhan ekonomi, serta penguatan dolar yang mengancam negara-negara berkembang.

XS
SM
MD
LG