Tautan-tautan Akses

Senat AS Sepakat Mendanai Pemerintah AS 6 Bulan Mendatang

  • Cindy Saine

Ketua Minoritas Senat dari partai Republik, Senator Mitch McConnell (foto: dok). Faksi Republik di Senat menyalahkan Partai Demokrat karena tidak menyetujui rancangan anggaran pemerintah.

Ketua Minoritas Senat dari partai Republik, Senator Mitch McConnell (foto: dok). Faksi Republik di Senat menyalahkan Partai Demokrat karena tidak menyetujui rancangan anggaran pemerintah.

Dalam pemungutan suara hari Sabtu dini hari, Senat Amerika dengan suara 62 lawan 30, memutuskan untuk mendanai pemerintah Amerika selama enam bulan mendatang.

Senator dari Partai Republik Rand Paul asal Kentucky mendesak pemungutan suara bagi amandemen usulannya untuk memangkas bantuan Amerika pada Pakistan, Libya dan Mesir tapi Senat menolak amandemen itu dengan suara 81 lawan 10.

Senator Partai Republik yang konservatif mengenai fiskal, Rand Paul memimpin usaha sendiri untuk mencegah Senat melakukan pemungutan suara terhadap RUU yang harus disahkan untuk mendanai pemerintah federal kecuali pemimpin mayoritas di Senat, Harry Reid setuju mengijinkan pemungutan suara mengenai amandemen yang diusulkan Paul untuk memangkas bantuan asing bagi Pakistan, Mesir dan Libya.

Paul mengatakan ia tidak berharap amandemen itu disetujui tapi ia ingin para senator kembali ke daerah asal mereka dan menjelaskan pada konstituennya mengapa mereka memilih memberi bantuan pada negara-negara yang melakukan demonstrasi kekerasan anti Amerika.

Rancangan Amandemen Paul itu mensyaratkan Mesir dan Libya harus menangkap orang-orang yang bertanggung jawab atas serangan baru-baru ini terhadap kedutaan dan konsulat Amerika dan menyerahkan mereka kepada pihak berwenang Amerika sebelum mendapat bantuan. Amandemen itu akan mewajibkan Pakistan membebaskan seorang dokter yang dipenjara karena membantu CIA mengenali bekas pemimpin al-Qaida Osama bin Laden.

Sebagian pihak Republik mendukung pembatasan bantuan luar negeri terhadap negara-negara dimana pemerintahnya dianggap bukan sekutu. Tapi banyak pihak Republik menentang keras amandemen Paul sebagai ide buruk yang bisa merugikan kepentingan keamanan nasional Amerika.

Sebagian besar pihak Demokrat juga menolak pemangkasan terhadap bantuan luar negeri dan mengatakan sebagian negara-negara yang mengalami perubahan politik, kini bahkan memerlukan bantuan Amerika lebih banyak dari sebelumnya. Senator dari Partai Demokrat Max Baucus menghimbau pihak Demokrat dan Republik untuk bekerja sama dalam isu-isu kebijakan luar negeri yang sensitif ini.

Tapi dalam perdebatan yang sengit, anggota kongres dari Partai Republik dan Demokrat saling menyalahkan karena membiarkan isu-isu besar tidak terselesaikan seperti pemotongan pajak dan pemangkasan secara menyeluruh anggaran pemerintah dan pertahanan. Pemimpin mayoritas Senat Harry Reid menyalahkan pihak Republik.

"Selama sepekan lalu, saya mendengar rekan dari partai Republik yang datang ke ruang ini dan mengeluh sedikit sekali yang dicapai Senat dalam periode Kongres ke 112 ini. Saya memahami keprihatinan itu. Tapi kenyataan bahwa kita bisa menyelesaikan sesuatu walaupun kurangnya kerjasama Partai Republik adalah suatu keajaiban," ungkap Harry Reid.

Pihak Republik di Senat menyalahkan Reid dan anggotanya dari Partai Demokrat karena tidak menyetujui rancangan anggaran sehingga perlu anggaran sementara lagi untuk membiayai pemerintah federal. Setelah pemungutan suara itu para senator dan rekan-rekan mereka di DPR menuju daerah asal mereka masing-masing untuk reses kampanye pemilu 6 November selama tujuh minggu.
XS
SM
MD
LG