Tautan-tautan Akses

Presiden Siprus Peringatkan Masa-masa Sulit


Presiden Nicos Anastasiades mengatakan Siprus harus melakukan usaha bersama dan konsisten untuk keluar dari krisis, Rabu (3/4).

Presiden Nicos Anastasiades mengatakan Siprus harus melakukan usaha bersama dan konsisten untuk keluar dari krisis, Rabu (3/4).

Presiden Nicos Anastasiades mengatakan hari Rabu (3/4), Siprus harus melakukan usaha bersama dan konsisten untuk mendongkrak perekonomian negara.

Presiden Siprus memperingatkan akan adanya masa-masa sulit yang dihadapi negara pulau yang dililit utang itu, sementara negara tersebut menerapkan program penghematan untuk memenuhi tuntutan para kreditor internasional yang memberi negara itu dana talangan 13 miliar dolar.

Nicos Anastasiades mengatakan, Rabu, Siprus harus melakukan usaha bersama dan konsisten untuk mendongkrak perekonomian negara, yang hingga saat ini umumnya terfokus sebagai pusat perbankan luar negeri dan surga pajak bagi para investor kaya.

Anastasiades berbicara saat ia melantik Menteri Keuangan yang baru, Haris Georgiades. Ia menggantikan Michalis Sarris, yang mengundurkan diri setelah kurang dari lima pekan menjabat dan mendapat kritikan tajam atas caranya menangani perundingan dana talangan. Georgiades bersumpah akan memperbaiki peruntungan ekonomi pulau di Laut Tengah itu.

Siprus menyelesaikan rincian kesepakatan dana talangan dengan negara-negara tetangganya di Eropa, Bank Sentral Eropa dan Dana Moneter Internasional. Nicosia harus membayar utangnya selama periode waktu 12 tahun setelah masa tenggang 10 tahun untuk memberi negara itu cukup waktu untuk menumbuhkan ekonominya.

Berdasarkan kesepakatan dana talangan, pulau itu harus memangkas ukuran sistem perbankannya, meningkatkan pajak, mengurangi jumlah pegawai pemerintah dan menjual beberapa perusahaan milik negara.

Direktur Pengelola IMF Christine Lagarde menyebut rencana penghematan itu merupakan program menantang yang menuntut usaha besar rakyat Siprus.
XS
SM
MD
LG