Tautan-tautan Akses

Nasabah Bank Siprus Mungkin Kehilangan Uang Hingga 60 Persen


Para nasabah antri di sebuah bank di Nicosia, Siprus (28/3). Nasabah kemungkinan harus kehilangan sebagian besar uangnya akibat krisis perbankan di Siprus.

Para nasabah antri di sebuah bank di Nicosia, Siprus (28/3). Nasabah kemungkinan harus kehilangan sebagian besar uangnya akibat krisis perbankan di Siprus.

Para nasabah Bank of Cyprus akhirnya bisa menjual lagi saham mereka, namun sekarang ini, saham-saham itu nyaris tidak ada harganya.

Pejabat-pejabat Siprus mengatakan nasabah bank terbesar negara itu bisa kehilangan hingga 60 persen uang tabungan mereka yang jumlahnya di atas 128 ribu dolar atau 100 ribu euro.

Hanya 37,5 persen uang tabungan yang akan dijadikan saham bank, sedangkan sisanya akan dibekukan, dijadikan bentuk ekuitas lain atau, pada akhirnya, tidak akan dikembalikan.

Meskipun nasabah Bank of Cyprus akhirnya bisa menjual lagi saham mereka, sekarang ini, saham-saham itu nyaris tidak ada harganya, dan tidak bisa dipastikan apakah para deposan akan mendapat kembali uang deposito semula.

Ketentuan itu bagian dari paket dana talangan Eropa guna menyelamatkan Siprus dari kebangkrutan.

Ini pertama kali dalam tiga tahun Eropa menangani krisis utang, nasabah bank negara dipaksa menanggung sebagian biaya paket penyelamatan.

Bank-bank di Siprus dibuka kembali hari Kamis untuk pertama kali setelah tutup hampir dua minggu, sementara pemerintah menegosiasikan dana talangan 13 miliar dolar dari tetangga Eropa, Bank Sentral Eropa dan Dana Moneter Internasional.
XS
SM
MD
LG