Tautan-tautan Akses

MA Amerika akan Pertimbangkan Banding UU Layanan Kesehatan


Mike Griffith, warga Canton, Georgia melakukan unjuk rasa untuk menentang UU layanan kesehatan Amerika (foto: dok.).

Mike Griffith, warga Canton, Georgia melakukan unjuk rasa untuk menentang UU layanan kesehatan Amerika (foto: dok.).

Mahkamah Agung Amerika memutuskan untuk mempertimbangkan banding atas sebuah pasal penting dalam UU Layanan Kesehatan yang disahkan Presiden Barack Obama.

Pengadilan tertinggi Amerika itu hari Senin mengatakan akan mempertimbangkan argumen-argumen hukum mengenai apakah sebagian besar rakyat Amerika harus diwajibkan membeli asuransi kesehatan atau membayar denda jika tidak.

Sidang dengar pendapat mengenai sah-nya UU itu diperkirakan berlangsung awal tahun depan, dengan keputusan akhir keluar pada akhir Juni, di tengah-tengah kampanye presiden Amerika.

Kewajiban membeli asuransi itu adalah bagian dari reformasi menyeluruh atas sistem layanan kesehatan nasional yang disetujui Kongres dan disahkan menjadi UU oleh Presiden Obama lebih setahun lalu. Tetapi kewajiban membeli asuransi itu – sebelum jatuh sakit– menjadi pasal paling kontroversial dalam UU itu.

UU tersebut adalah sebuah pencapaian legislatif penting bagi Presiden Obama, tetapi semua nominasi calon presiden Partai Republik mengatakan ingin mencabut UU itu.

Gedung Putih mengatakan senang MA akan mempertimbangkan legitimasi UU itu dan yakin bahwa MA akan menyatakannya sah sesuai konstitusi.

Sudah banyak upaya untuk menghapus kewajiban dalam UU itu. Beberapa pengadilan tingkat rendah mendukungnya, sedangkan satu pengadilan menyatakannya tidak sah karena menganggap Kongres melampaui wewenang dalam mewajibkan pembelian asuransi.

XS
SM
MD
LG