Tautan-tautan Akses

Kanada Umumkan Rencana Terima 25.000 Pengungsi Suriah


Perdana Menteri Kanada yang baru terpilih, Justin Trudeau (foto: dok).

Perdana Menteri Kanada yang baru terpilih, Justin Trudeau (foto: dok).

PM Kanada Justin Trudeau hari Selasa (24/11) mengumumkan rencana pemerintahannya untuk menerima 25.000 pengungsi Suriah pada akhir tahun ini.

Perdana Menteri Kanada yang baru terpilih, Justin Trudeau hari Selasa (24/11) mengumumkan rencananya untuk memukimkan kembali 25.000 pengungsi Suriah pada akhir tahun ini.

Menjelang pengumuman resmi itu, pekerja kemanusiaan di Timur Tengah telah bersiap-siap mengangkut arus besar pengungsi Suriah lewat udara ke Kanada dalam enam minggu ke depan. Ini merupakan pengangkutan udara terbesar sejak dimulainya perang saudara di Suriah empat setengah tahun lalu, yang telah menewaskan ratusan ribu orang dan menyebabkan jutaan lainnya mengungsi.

Perusahaan penerbangan Air Canada telah menawarkan pesawatnya untuk membantu pengangkutan itu. Pesawat bisa terbang ke Lebanon dan Turki, di mana jutaan pengungsi Suriah mencari tempat berlindung.

Seorang juru bicara Organisasi Migrasi Internasional yang berkantor di Jenewa mengatakan, operasi itu tinggal menunggu "lampu hijau " dari Kanada.

Warga Kanada tampaknya berbeda pendapat atas tawaran Trudeau itu. Forum Penelitian Jajak Pendapat, hari Selasa menunjukkan lebih dari separuh orang yang disurvei tidak menyetujui rencana pemerintah, dan hanya 41 persen yang setuju.

Claudia Blume, seorang ibu dengan dua anak mengatakan kepada VOA, ia sedang bersiap-siap untuk menyambut seorang pemuda Suriah minggu depan. Pemuda itu adalah yang pertama dari sebuah keluarga besar terdiri dari delapan anggota keluarga yang disponsorinya bersama sebuah kelompok swasta Kanada.

Blume ikut dalam Program Blended yang mereferensi diatur Kantor Visa, yang menempatkan pengungsi yang telah disetujui oleh badan pengungsi PBB lewat sponsor swasta di Kanada.

Seluruh keluarga pengungsi itu, yang terdiri dari empat kakek dan nenek, serta tiga anak laki-laki dewasa, diharapkan tiba pada akhir bulan Desember.

Pengangkutan pengungsi lewat udara yang dilakukan Kanada itu sangat berbeda dengan hasil pemungutan suara hari Kamis oleh DPR AS tentang RUU untuk menangguhkan program yang memungkinkan 10.000 pengungsi Suriah dan Irak masuk ke Amerika, sampai badan-badan keamanan nasional menyatakan mereka tidak akan menimbulkan risiko keamanan.

Pemungutan suara itu terjadi setelah sedikitnya seorang dari penyerang yang bertanggung jawab atas pembunuhan terhadap 130 orang di Paris, tiba di Eropa dengan paspor Suriah itu dan berpura-pura menjadi pengungsi.

RUU disahkan DPR Amerika dengan perbandingan suara menyolok, 289 lawan 137, tapi nasibnya di Senat belum pasti. Presiden Barack Obama berjanji akan memveto RUU itu kalau diloloskan oleh Senat. [ps/ii]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG