Tautan-tautan Akses

Iran Diundang untuk Mulai Lagi Perundingan Nuklir


Awal bulan ini, Presiden Ahmadinejad mengatakan Iran akan menyambut baik babak baru perundingan mengenai program nuklirnya.

Enam negara maju di dunia memulai lagi upaya untuk mengajak Iran melanjutkan pembicaraan yang terhenti mengenai sengketa program nuklirnya, setelah tidak mendapat jawaban resmi atas undangan sebelumnya.

Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Catherine Ashton, yang mewakili ke enam negara itu, hari Jumat meminta Iran agar segera menanggapi tawaran untuk mengadakan pembicaraan tiga hari di Wina, Austria. Pertemuan yang dijadwalkan berlangsung 15 hingga 17 November, itu akan dihadiri para pejabat Amerika, Rusia, Tiongkok, Perancis, Inggris dan Jerman.

Awal bulan ini, Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad mengatakan Iran akan menyambut baik babak baru perundingan mengenai program nuklirnya. Tapi ia juga memperingatkan bahwa pemerintahnya tidak akan mengorbankan hak internasionalnya. Iran belum secara resmi menjawab undangan pertama yang diajukan 14 Oktober.

Amerika dan negara-negara besar lain mencurigai Iran kini membuat senjata nuklir. Iran mengatakan program nuklirnya untuk tujuan damai.

XS
SM
MD
LG