Tautan-tautan Akses

Clinton Dukung Partisipasi Perempuan dalam Proses Perdamaian


Menteri Luar Negeri Amerika, Hillary Rodham Clinton.

Menteri Luar Negeri Amerika, Hillary Rodham Clinton.

Menlu AS Hillary Clinton menyampaikan dalam pertemuan DK PBB, bahwa partisipasi perempuan adalah sebuah “keharusan dalam keamanan global”.

Menteri Luar Negeri Amerika Hillary Clinton mengatakan masih banyak yang harus dilakukan untuk memberdayakan perempuan dalam menjaga proses perdamaian, 10 tahun setelah PBB mencanangkan kerangka kerja bagi inisiatif tersebut.

Clinton menyampaikan dalam pertemuan Dewan Keamanan PBB hari Selasa, bahwa partisipasi perempuan dalam aktivitas perdamaian adalah sebuah “ keharusan dalam keamanan global”. Ia mengatakan itu juga akan mendukung kestabilan politik, pertumbuhan ekonomi dan hak-asasi.

Anggota Dewan Keamanan membahas laporan Sekjen PBB mengenai kemajuan Resolusi 1325, yang disahkan 10 tahun lalu dan mengakui pentingnya menyertakan perempuan dalam perundingan perdamaian.

Bekas presiden Chili, Michelle Bachelet memimpin badan PBB untuk kesetaraan gender, yang dikenal sebagai UN Women. Ia mengatakan kepada Dewan Keamanan beberapa kemajuan telah dicapai untuk memberdayakan perempuan dalam proses perdamaian selama dekade lalu, mengingat sudah lebih banyak penjaga perdamaian perempuan dikirim ke wilayah-wilayah konflik seperti Sudan.

Namun, ia mengatakan PBB perlu menentukan tujuan-tujuan khusus dan sasaran sehingga bisa menilai lebih baik keefektifan inisiatif pemberdayaan perempuan itu.

XS
SM
MD
LG