Tautan-tautan Akses

Banjir di Eropa Tewaskan 7 Orang


Kawasan di sekitar menara Eiffel di Paris tergenang air akibat meluapnya sungai Seine, Kamis (2/6).

Kawasan di sekitar menara Eiffel di Paris tergenang air akibat meluapnya sungai Seine, Kamis (2/6).

Hujan lebat dan naiknya permukaan air sungai telah menewaskan sedikitnya 7 orang di seluruh Eropa, Jumat (3/6).

Hujan lebat dan naiknya permukaan air sungai yang terus melanda seluruh Eropa telah menewaskan sedikitnya 7 orang dan memaksa penutupan museum yang paling banyak dikunjungi di dunia.

Permukaan Sungai Seine - naik ke tingkat - tertinggi dalam lebih dari 30 tahun, meluap - melampaui tebingnya, memaksa museum Louvre di Paris tutup hari Jumat (3/6), supaya pegawainya dapat - memindahkan karya-karya seni yang terancam - rusak ke bagian-bagian yang lebih tinggi di museum itu. Museum Orsay, di tepi kiri sungai itu, juga akan ditutup.

Di Nemours, tiga ribu orang telah diungsikan dari pusat kota. Sungai Loing di kota itu, - yang adalah anak Sungai Seine, sekarang permukaannya naik ke - tingkat yang belum ada taranya - sejak banjir - membinasakan tahun 1910.

Di Lembah Loire di Prancis tengah, istana-istana terkenal Chambord dan Azay-le-Rideau ditutup karena banjir melanda tanah-tanah di sekitarnya.

Presiden Prancis Francois Hollandde menyatakan negara dalam keadaan darurat dan menjanjikan dana untuk membantu pihak-pihak berwenang lokal menangani banjir-banjir yang telah menewaskan dua orang.

Kanselir Jerman Angela Merkel, sementara itu, akan terus membantu - daerah-daerah di Jerman selatan yang dilanda banjir, di mana 5 orang tewas karena banjir yang melanda seluruh kota-kota Simbach am Inn dan Triften di - dekat perbatasan Austria.

Hujan- lebat diramalkan masih akan turun sampai akhir pekan di - kawasan Eropa tengah dari Prancis sampai Ukraina, dengan curah hujan lebih dari 5 sentimeter di beberapa bagian hanya dalam beberapa jam. [sp]

XS
SM
MD
LG