Sebuah film dokumenter baru berjudul “Vishniac” menceritakan kisah fotografer Yahudi abad ke-20 Roman Vishniac. Ia lahir di Rusia. lolos dari Holocaust dan menjadi fotografer di AS. Foto-foto ikoniknya memberikan informasi yang diperlukan untuk film “Schindler’s List.”
Karena tak dapat memuwujkan mimpi menjadi penari, Natalia Paruz, warga kota New York, mendalami instrument musik bel yang dikenal setelah berlibur ke Eropa. Diaspora Indonesia di Los Angeles, California, juga ada yang mulai mempelajari alat musik ini, namun memainkannya dalam kelompok
Mike Stura mengelola peternakan seluas 230 hektar di negara bagian New Jersey, sekitar satu jam bermobil dari New York City. Tetapi ia bukan petani yang biasa. Ia adalah seorang penyelamat yang merawat hewan yang sakit parah.