Foxconn Technology Ubah Rencana Pabrik Jadi Pusat Riset

ARSIP – Presiden Donald Trump mengunjungi pabrik Foxconn didampingi oleh Presdir Foxconn, Terry Gou, kanan, dan CEO SoftBank, Masayoshi Son, Kamis, 28 Juni 2018 di Mt. Pleasant, Wisconsin (foto: AP Photo/Evan Vucci)

Foxconn Technology Group, perusahaan elektronik raksasa China akan mengubah rencana pembangunan pabrik besarnya di Amerika, yang pernah disebut Presiden Trump sebagai “kelahiran kembali industri manufakturing” di Amerika.

Foxconn mengatakan hari Rabu, keadaan pasar global telah memaksanya untuk mengubah proyek di negara bagian Wisconsin itu menjadi pusat riset, yang katanya masih akan mempekerjakan 13,000 orang seperti yang dijanjikan semula.

Ketika mengumumkan rencana pembangun pabrik raksasa itu tahun 2017 Foxconn mengatakan investasinya akan bernilai 10 milyar dollar, tapi kini Foxconn tidak menyebut berapa banyak modal yang akan ditanamkannya.

Foxconn adalah pemasok besar bagi perusahaan teknologi Amerika Apple, dan pembuat suku cadang elektronik terbesar di dunia. Ketika menghadiri upacara peletakan batu pertama pembangunan pabrik itu bulan Juni tahun lalu, Presiden Trump mengatakan “Made in USA, dan ini akan terjadi dengan cepat.” [ii]