Tautan-tautan Akses

Victoria, Australia Berlakukan Pembatasan-pembatasan Baru


Warga Australia mengenakan masker saat menyeberang jalan di sekitar pertokoan Burke yang biasanya ramai, 20 Juli 2020. (Foto: William WEST / AFP)

Negara bagian Victoria kini menjadi hot spot virus corona di Australia. Pada hari Selasa (21/7), Victoria mencatat 374 kasus baru, jumlah tertinggi kedua dalam satu hari. Gubernur negara bagian itu, Daniel Andrews, juga mengumumkan tiga kematian baru sehingga jumlah korban tewas secara nasional kini mencapai 126 orang.

Andrews mengatakan, lockdown yang diberlakukan mulai dua pekan lalu di Melbourne, kota terbesar kedua di Australia, menunjukkan hasil positif. “Jumlahnya turun. Tidak lagi berlipat-lipat. Bagi saya ini berarti menunjukkan bahwa langkah yang diberlakukan memberikan pengaruh langsung,” katanya.

Gubernur negara bagian Victoria, Daniel Andrews, dalam konferensi pers di Melbourne, Australia, 15 Juli 2020.
Gubernur negara bagian Victoria, Daniel Andrews, dalam konferensi pers di Melbourne, Australia, 15 Juli 2020.

Perdana Menteri Australia Scott Morrison mengatakan, militer dikerahkan untuk membantu pihak berwenang kesehatan Victoria mengatasi jumlah kasus yang meningkat. “Kami masih berjuang keras, sebagaimana Anda bisa lihat dalam jumlah kasus harian. Saya memperkirakan situasi tidak akan berubah banyak dalam waktu dekat,” kata Morrison.

Peraturan lebih ketat akan diberlakukan di perbatasan Victoria-New South Wales, Rabu (22/7). Perbatasan tersebut hanya akan boleh dilalui oleh mereka yang pekerjaannya dianggap esensial, atau mereka yang perlu bepergian karena alasan kesehatan dan pendidikan.

Warga Melbourne, Australia, diimbau mengenakan di tengah pandemi Covid-19, 20 Juli 2020. (Foto: dok).
Warga Melbourne, Australia, diimbau mengenakan di tengah pandemi Covid-19, 20 Juli 2020. (Foto: dok).

Para warga yang tinggal di kawasan-kawasan lockdown, mulai Kamis (23/7), akan diwajibkan mengenakan masker ketika berada di luar rumah mereka.

Jumlah kasus Covid-19 di Australia kini mencapai 12.069, dengan 8.392 di antara mereka yang tertular dinyatakan telah pulih. [ab/uh]

Lihat komentar

XS
SM
MD
LG