Tautan-tautan Akses

Uzbekistan Perintahkan Artikel tentang KDRT Dihapus


Perempuan Uzbekistan di ladanng kapas di Kota Andijan, Timur Tashkent, Uzbekistan, 6 April 2005.

Pendiri laman yang menerbitkan akun para penyintas kekerasan dalam rumah tangga, menolak mematuhi perintah pihak berwenang Uzbekistan untuk menghapus satu artikel.

Irina Matviyenko, pengelola NeMolchi (Jangan Tetap Diam), mengatakan regulator media Uzbek, Badan Informasi dan Komunikasi Massa, memperingatkan pada 27 Maret 2020 bahwa situs itu "menyebarkan konten tidak bermoral."

Matviyenko mengatakan kepada VOA bahwa kekerasan terhadap perempuan adalah masalah serius di Uzbekistan, tetapi sebagian orang melihat upaya melindungi korban kekerasan dalam rumah tangga sebagai upaya memecah keluarga.

NeMolchi menerbitkan akun anonim para penyintas kekerasan dan melaporkan kasus, statistik, dan saran.

Komisi HAM PBB menyatakan kekhawatiran atas perlindungan bagi perempuan dan pembatasan kebebasan pers dalam tinjauan pertamanya mengenai Uzbekistan sejak Presiden Shavkat Mirziyoyev berkuasa pada 2016.

Laporan yang dirilis pada Rabu (8/4) itu mengkritik undang-undang pencemaran nama baik dan pemenjaraan wartawan dan blogger di Uzbekistan dengan tuduhan bermotivasi politik, seperti ekstremisme. Ditambahkan, tidak terdapat cukup perlindungan bagi korban kekerasan dalam rumah tangga.[ka/pp]

XS
SM
MD
LG