Tautan-tautan Akses

Upaya Penyelamatan Peneliti AS dari Gua di Turki Berjalan Baik


Tim medis menangani penjelajah gua asal AS, Mark Dickey (tengah), di dalam gua Morca yang terletak di dekat Anamur, Turki selatan, pada 9 September 2023. (Foto: Marton Kovacs/Hungarian Cave Rescue Service via AP)
Tim medis menangani penjelajah gua asal AS, Mark Dickey (tengah), di dalam gua Morca yang terletak di dekat Anamur, Turki selatan, pada 9 September 2023. (Foto: Marton Kovacs/Hungarian Cave Rescue Service via AP)

Tim penyelamat di Turki, pada Minggu (10/9), berhasil membawa seorang peneliti naik dari gua dengan kedalaman 1.040 meter ke kedalaman 700 meter. Warga Amerika Serikat itu akan beristirahat di base camp sebelum tim penyelamat melanjutkan upaya yang melelahkan untuk membawanya naik ke permukaan.

Mark Dickey, penjelajah gua berpengalaman, mulai muntah-muntah pada 2 September lalu akibat pendarahan perut ketika melakukan ekspedisi bersama beberapa orang lainnya di gua Morca di Pegunungan Taurus di Turki Selatan. Menurut para ahli, Morca adalah salah satu gua terdalam di dunia.

Operasi penyelamatan dimulai pada Sabtu sore. Tim dokter, paramedis, dan penjelajah gua berpengalaman dari sejumlah negara Eropa bergegas membantu upaya tersebut.

Mereka mendirikan kamp kecil pangkalan medis di berbagai tingkatan di sepanjang lorong gua, memberi Dickey kesempatan untuk beristirahat selama proses yang lambat dan sulit untuk membawanya dengan tandu ke permukaan.

“Mark diantar ke lokasi perkemahan pada kedalaman 700 meter pada pukul 03.24 waktu setempat. Ia akan diangkat lagi setelah istirahat dan menjalani perawatan yang diperlukan,” tulis Federasi Speleologi Turki di akun resminya di platform X, yang dulu bernama Twitter.

Pihak berwenang Turki mengatakan terdapat 190 personel dari delapan negara yang ikut dalam operasi tersebut, 153 di antaranya adalah pakar pencarian dan penyelamatan (SAR).

Bagian paling menantang dari operasi penyelamatan adalah memperlebar lorong gua yang sempit supaya tandu bisa lewat di kedalaman yang rendah, kata Yusuf Ogrenecek dari federasi speleologi.

Operasi penyelamatan diperkirakan memakan waktu hingga 10 hari tergantung pada kondisi Dickey. [ka/rs]

Forum

Recommended

XS
SM
MD
LG