Tautan-tautan Akses

Universitas California Sediakan Mesin Penjual Alat Tes Covid-19


Seorang tenaga kesehatan memberikan paket alat tes Covid-19 mandiri di Stadion Rose Bowl, di tengah pandemi virus corona (Covid-19) di Pasadena, California, 8 April 2020. (Foto: Reuters)

Sebuah universitas di California memasang mesin penjual otomatis yang menyediakan paket alat tes virus corona. Mesin penjual yang terpasang di sekitar kampus itu memperluas kesempatan masyarakat mendapatkan tes Covid-19.

Para mahasiswa dan pegawai di University of California San Diego punya pilihan baru untuk mendapat tes Covid-19 yang mereka perlukan. Paket uji virus tersebut kini bisa didapatkan dari sejumlah mesin vending atau penjualan otomatis di dalam kampus universitas.

Menurut laporan dari stasiun televisi lokal di Kota San Diego, KGTV, paket uji virus corona tersebut didistribusikan secara gratis melalui 11 mesin penjual otomatis. Paket alat pengujian tersebut termasuk sebuah swab kapas dan sebuah botol kecil untuk menyimpan sampel cairan yang harus dikirim ke laboratorium dalam waktu 72 jam. KGTV melaporkan hasilnya akan dikembalikan dalam waktu kurang dari dua hari.

Paket alat tes Covid-19 di lokasi tes lantatur di Sioux Falls, South Dakota, 28 Oktober 2020. (Foto: Reuters)
Paket alat tes Covid-19 di lokasi tes lantatur di Sioux Falls, South Dakota, 28 Oktober 2020. (Foto: Reuters)

Citlaly Magana, seorang mahasiswa University of California San Diego, mengaku sejak perkuliahan dimulai di kampus tersebut, ia sudah berkali-kali melakukan tes Covid-19.

“Dua puluh kali (tes.red) sejak saya di sini. Kami dites setiap minggu,” kata Citlaly.

Sebelum mesin penjual otomatis tersebut tersedia, para mahasiswa harus membuat janji untuk mendapatkan pelayanan tes Covid-19 mereka di lokasi pengujian di kampus. Kini para mahasiswa dapat memperoleh alat tes Covid-19 untuk melakukan pengujian sendiri. Mesin-mesin tersebut terletak dekat asrama mahasiswa di kampus.

Menurut stasiun televisi KGTV, pihak unversitas mengatakan bahwa di suatu saat nanti mesin-mesin tersebut secara perlahan akan menggantikan lokasi pengujian di kampus yang memerlukan mahasiswa untuk hadir secara fisik.

Citlaly Magana menambahkan bahwa ia harus melakukan pengujian tersebut secara berkala setiap kali ia kembali dari luar kota.

“Saya sekarang baru kembali dari Los Angeles. Jadi, saya harus melakukan tes dalam waktu 24 jam sejak saya tiba. Lalu dalam waktu 5 hari dan 10 hari,” kata Citlaly.

Universitas California Sediakan Mesin Penjual Otomatis Alat Tes Covid-19
mohon tunggu

No media source currently available

0:00 0:03:11 0:00

Los Angeles berjarak sekitar 200 kilometer dari kampusnya di San Diego. Sementara itu, sebagian besar penduduk negara bagian California diperintahkan untuk tinggal di rumah saat kapasitas tempat tidur ICU di sejumlah rumah sakit semakin menyusut.

Di daerah county atau daerah setingkat kabupaten di sekitar Kota Los Angeles, angka kematian total akibat Covid-19 telah mendekati 11 ribu dan jumlah kasus positif telah melebihi 818 ribu. County LA melaporkan lebih dari 7.700 orang dirawat di rumah sakit, termasuk 21 persen diantaranya di dalam ICU. [aa/jm/ft]

Lihat komentar

XS
SM
MD
LG