Tautan-tautan Akses

UNICEF: 1 dari 4 Anak di Dunia Arab Hidup dalam Kemiskinan


Sejumlah ibu menunggu anak-anak mereka untuk diperiksa dari tanda-tanda malnutrisi di klinik gizi berjalan di Afrika, 20 April 2012. (Foto: dok).

Sebuah studi yang dirilis hari Senin oleh lembaga anak-anak PBB, UNICEF menunjukkan satu dari empat anak di Timur Tengah dan Afrika Utara hidup dalam kemiskinan dan kekurangan, bahkan tidak memiliki bahan-bahan keperluan dasar, seperti perumahan yang layak dan air minum yang aman.

Studi itu mencakup 11 negara Arab dan mendapati bahwa 29 juta anak-anak hidup dalam kemiskinan, kekurangan dua atau lebih kebutuhan hidup paling dasar termasuk pendidikan dasar, makanan bergizi, air bersih , sanitasi dan akses untuk mendapatkan informasi.

Studi itu, yang pertama mengumpulkan data tentang kemiskinan anak di seluruh wilayah, mendapati bahwa kurangnya pendidikan merupakan penyebab utama kemiskinan di kalangan kaum muda.

Dikatakan bahwa "anak-anak yang tinggal dalam rumah tangga yang dikepalai oleh anggota keluarga yang tidak berpendidikan dua ratus persen lebih mungkin hidup dalam kemiskinan. Seperempat anak berusia 5 sampai 17 tahun tidak terdaftar di sekolah atau ketinggalan dua kelas. "

Direktur Regional UNICEF untuk Timur Tengah dan Afrika Utara (MENA), Geert Cappelaere, mengatakan bahwa kemiskinan anak bukan hanya menyangkut penghasilan keluarga - tapi tentang akses untuk memperoleh pendidikan berkualitas, perawatan kesehatan, rumah dan air bersih.

Dia juga memperingatkan bahwa keluarga masa depan bisa menjadi miskin paling sedikit selama tiga generasi. "Kalau anak-anak kekurangan kebutuhan dasar, mereka berisiko terperangkap dalam lingkaran kemiskinan yang parah."

Badan tersebut mengatakan ada risiko bahwa konflik bersenjata regional, kebijakan dan tindakan politik tidak dapat mengatasi kemiskinan anak secara efektif tanpa adanya pemahaman penuh tentang realitas anak-anak. [sp/ii]

XS
SM
MD
LG