Tautan-tautan Akses

Uni Eropa Bersikukuh Anggap Guaido Ketua Majelis Nasional Venezuela


Uni Eropa mengatakan pemimpin oposisi Juan Guaido merupakan ketua kongres yang sah, bukan Luis Parra, yang dikukuhkan Mahkamah Agung Venezuela akhir Mei lalu. (Foto: ilustrasi).

Uni Eropa, Kamis (4/6), menyatakan, keputusan Mahkamah Agung Venezuela untuk mengukuhkan sekutu Presiden Nicolas Maduro sebagai ketua Majelis Nasional tidak sah.

Dalam sebuah pernyataannya, Uni Eropa mengatakan pemimpin oposisi Juan Guaido merupakan ketua kongres yang sah, bukan Luis Parra, yang dikukuhkan Mahkamah Agung Venezuela akhir Mei lalu.

“Perkembangan terbaru di Venezuela ini memperparah krisis kelembagaan dan politik yang sudah lama terjadi di sana, dan mempersempit ruang demokrasi dan konstitusi,” kata blok 27 negara itu, mengungkap alasan dukungannya. “Uni Eropa memutuskan, pemilihan Luis Parra tidak sah, dan terus mendukung Juan Guaido sebagai Ketua Majelis Nasional.”

Maduro dikecam negara-negara Barat menyusul keterpilihannya kembali yang dipertikaikan sebagai presiden pada 2018, dan keruntuhan ekonomi di negara kaya minyak itu. Guaido diakui oleh lebih dari 50 negara sebagai presiden negara tersebut.

Seperti halnya kebanyakan negara Barat, Uni Eropa menginginkan agar pemilu baru dilangsungkan di Venezuela.

Uni Eropa Mei lalu, menjadi tuan rumah konferensi donor untuk membantu lima juta warga Venezuela yang terpaksa mengungsi untuk menghindari pemerintahan Maduro.

Blok tersebut baru-baru ini juga membentuk Kelompok Kontak Internasional dalam usaha mencairkan kebuntuan dan menghindari kemungkinan intervensi militer di Venezuela. Para anggota kelompok itu, yang terdiri dari belasan negara dari Eropa dan Amerika Latin, dan organisasi-organisasi internasional, berencana untuk kembali melangsungkan pertemuan dalam waktu dekat. [ab/uh]

Recommended

XS
SM
MD
LG