Tautan-tautan Akses

Uni Eropa membantah klaim Presiden Filipina Rodrigo Duterte bahwa Uni Eropa telah mengusulkan penyelesaikan masalah narkoba negara itu dengan menciptakan klinik perawatan di mana narkoba gelap seperti metamfetamina (sabu-sabu) atau kokain disediakan.

Delegasi Uni Eropa ke Filipina mengeluarkan pernyataan hari Senin (27/3) yang mengatakan bahwa Uni Eropa "tidak menyarankan, membicarakan, mengusulkan atau mempertimbangkan penggunaan narkoba pengganti ketika merawat kecanduan sabu-sabu. . . atau kecanduan narkoba lain di Filipina.” Namun, pernyataan Uni Eropa itu tidak menyebut nama Duterte.

Duterte mengatakan dalam pidatonya hari Jumat (24/3) bahwa Uni Eropa telah mengusulkan “solusi berbasis kesehatan” bagi masalah narkoba yang mengharuskan pembangunan klinik di mana “kalau pasien menginginkan sabu-sabu, klinik akan menyuntikkannya atau memberinya sabu-sabu, . . . dan kalau pasien menghendaki kokain, klinik tersebut akan memberinya kokain.” [gp]

XS
SM
MD
LG