Tautan-tautan Akses

Ukraina Tembak Jatuh Rudal dan Drone Rusia


Pertahanan udara Ukraina mencegat drone Shahed di udara dalam serangan udara ketiga Rusia di ibu kota dalam 24 jam terakhir di Kyiv, Ukraina, Selasa, 30 Mei 2023. (Foto: AP/Evgeniy Maloletka)
Pertahanan udara Ukraina mencegat drone Shahed di udara dalam serangan udara ketiga Rusia di ibu kota dalam 24 jam terakhir di Kyiv, Ukraina, Selasa, 30 Mei 2023. (Foto: AP/Evgeniy Maloletka)

Militer Ukraina pada Senin (26/6) mengatakan pasukannya menembak jatuh dua dari tiga rudal jelajah yang ditembakkan Rusia dari Laut Hitam serta tujuh dari delapan drone Shahed buatan Iran yang diluncurkan Rusia.

Serangan udara semacam itu telah menjadi bagian umum dari invasi Rusia di Ukraina. Para pejabat Ukraina memuji pertahanan udaranya dalam melawan serangan tersebut.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan dalam pidato hariannya pada Minggu malam setelah percakapan telepon dengan Presiden AS Joe Biden bahwa ia “berterima kasih khususnya” kepada AS atas keandalan perangkat pertahanan udara Patriot.

Biden menegaskan kembali dukungan tak tergoyahkan AS untuk Ukraina, termasuk melalui bantuan keamanan, ekonomi dan kemanusiaan yang berkelanjutan, menurut sebuah pernyataan Gedung Putih.

Kepingan drone tergeletak di tanah setelah jatuh di pusat kota Kyiv, Ukraina, Kamis, 4 Mei 2023. (Foto: AP/Alex Babenko)
Kepingan drone tergeletak di tanah setelah jatuh di pusat kota Kyiv, Ukraina, Kamis, 4 Mei 2023. (Foto: AP/Alex Babenko)

Zelenskyy mengatakan ia juga membahas pertempuran di garis depan dan penguatan pasukan Ukraina dalam percakapan teleponnya dengan Biden sera dalam percakapan serupa hari Minggu dengan PM Kanada Justin Trudeau dan Presiden Polandia Andrzej Duda.

Deputi Menteri Pertahanan Ukraina Hanna Maliar Senin mengatakan bahwa pasukan Ukraina telah mencapai sejumlah kemajuan di bagian timur negara itu selama seminggu terakhir, dan bahwa ada pertempuran hebat yang sedang berlangsung di Lyman, Bakhmut, Avdiivka dan Maryinka.

Maliar juga mengatakan bahwa sementara “situasi di bagian setelah tidak mengalami perubahan signifikan selama sepekan terakhir,” pasukan Ukraina secara keseluruhan telah membebaskan daerah seluas 130 kilometer persegi sejak meluncurkan serangan balasan awal bulan n.

Tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin oleh anggota pasukan paramiliter Wagner telah mengungkapkan “keretakan” baru dalam kekuatan kepemimpinan Putin yang mungkin membutuhkan waktu berminggu-minggu atau berbulan-bulan untuk diatasi, kata Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken hari Minggu dalam wawancara televisi di acara NBC “Meet the Press.”

Blinken menyebut pemberontakan kelompok Wagner dan krisis selanjutnya sebagai “masalah internal” Rusia.

Ia menambahkan, “In adalah tantangan yang berasal dari dalam untuk Putin, dan di situlah fokusnya. Fokus kami adalah secara tegas dan tanpa henti pada Ukraina untuk memastikannya memiliki apa yang diperlukan untuk membela diri dan merebut kembali wilayah yang telah dirampas Rusia.”

Blinken mengatakan bahwa meskipun terlalu dini untuk mengatakan apa yang dimaksud dengan gejolak internal Rusia, teralihnya perhatian Putin menguntungkan Ukraina. Ia juga mengatakan pada akhirnya, alasan Ukraina untuk menang adalah karena “ini berkenaan dengan tanah mereka, masa depan mereka, kebebasan mereka, bukan kebebasan Rusia.” [uh/ab]

Forum

XS
SM
MD
LG