Tautan-tautan Akses

UEA Tutup Situs dan Majalah Dubai karena Muat ‘Berita Palsu’


Para pengunjung mengambil foto "Burj Khalifa" di Dubai, Uni Emirat Arab (foto: ilustrasi).

Pihak berwenang Uni Emirat Arab melarang terbit media bisnis Timur Tengah yang populer karena memuat apa yang menurut mereka "berita palsu".

Pernyataan yang dirilis pemerintah Dubai hari Rabu mengatakan, situs web Arabian Business ditutup dan edisi cetaknya di-berangus selama sebulan.

Dikatakan, media berbasis di Dubai itu melanggar peraturan Dubai Creative Clusters Authority (DCCA) dengan menerbitkan informasi berdasar informasi yang tidak akurat.'' Tidak dijelaskan apa informasinya.

DCCA dibentuk penguasa Dubai tahun 2014 untuk mengatur operasi bisnis yang berfokus pada media, internet dan industri lain.

Seorang editor yang menjawab telepon di Arabian Business menolak berkomentar, dan pejabat lain di majalah tersebut tidak menjawab. [ka/al]

XS
SM
MD
LG