Tautan-tautan Akses

UEA, Norwegia, Saudi: Aktor Negara Pelaku Serangan Tanker Minyak


Foto dari Dewan Media National Uni Emirat Arab memperlihatkan tanker berbendera Uni Emirat Arab, A. Michel, di lepas pantai Fujairah, Uni Emirat Arab, 13 Mei 2019.
Foto dari Dewan Media National Uni Emirat Arab memperlihatkan tanker berbendera Uni Emirat Arab, A. Michel, di lepas pantai Fujairah, Uni Emirat Arab, 13 Mei 2019.

Uni Emirat Arab, Arab Saudi dan Norwegia, Kamis (6/6), mengatakan penyelidikan awal terhadap serangan terkoordinasi terhadap empat kapal tanker minyak mereka di pelabuhan Uni Emirat Arab bulan lalu kemungkinan dilakukan aktor negara.

Dalam pernyataan bersama, mereka mengatakan ranjau limpet digunakan dalam serangan terkoordinasi pada 12 Mei itu. Ledakan ranjau limpet itu meninggalkan lubang besar pada lambung keempat tanker, tetapi tidak menyebabkan kerusakan yang lebih luas atau tumpahan minyak. Limpet adalah jenis ranjau laut yang dilekatkan pada target mereka dengan magnet.

Ketiga negara memaparkan temuan awal mereka kepada Dewan Keamanan PBB dalam pertemuan informal pada Kamis. Pertemuan tersebut membahas apa yang mereka lihat sebagai ancaman bagi navigasi komersial internasional dan keamanan pasokan energi global.

Walaupun menekankan bahwa penyelidikan mereka masih dalam tahap awal dan tidak secara bersama-sama menunjuk pada negara mana pun dalam pernyataan itu, Duta Besar Arab Saudi Abdallah al-Mouallimi mengatakan ada "banyak bukti" yang menunjuk satu arah. Ia mengatakan serangan-serangan itu mengikuti "pola perilaku regular rezim Iran dalam hal menyebar aksi terorisme, sabotase dan menimbulkan kekacauan di banyak bagian dunia."

Penasihat Keamanan Nasional Amerika John Bolton menyatakan hal serupa ketika berada di ibu kota Uni Emirat Arab, Abu Dhabi, pada bulan lalu. Kepada wartawan ia mengatakan "jelas bahwa Iran ada di belakang" serangan itu.

Iran membantah tuduhan tersebut.[ka]

XS
SM
MD
LG