Tautan-tautan Akses

Turki Tangkap 1.000 Orang dalam Penindakan Anti Gulen


Polisi Turki menangkap orang-orang yang dicurigai mempunyai keterkaitan dengan Fethullah Gulen, di kota Kayseri, Rabu (26/4).

Pihak berwenang Turki mengatakan telah menangkap lebih dari 1.000 orang dan memberhentikan 9.100 polisi dalam peningkatan penumpasan terhadap yang diduga pendukung ulama Fethullah Gulen.

Pemerintah menyalahkan ulama di pengasingan itu mengatur kudeta militer yang gagal tahun lalu terhadap Presiden Recep Tayyip Erdogan.

Pejabat Turki hari Rabu (26/4) mengatakan 1.009 “ulama rahasia” yang menginfiltrasi kepolisian dan kantor-kantor pemerintah lainnya ditangkap. Lebih dari 9.100 personil polisi yang diduga pendukung Gulen diberhentikan.

“Di Turki ada upaya kudeta untuk menumbangkan pemerintah dan menghancurkan negara,” kata Erdogan kepada kantor berita Reuters.

“Kami berusaha membersihkan anggota FETO di dalam militer, di dalam kehakiman dan polisi,” katanya menggunakan singkatan pemerintah untuk kelompok Gulen.

Turki telah menangkap dan memecat lebih dari 160 ribu orang yang diduga penyelenggara kudeta dan pesertanya sejak bulan Juli lalu.

Gulen yang tinggal di negara bagian Pennsylvania, Amerika menyangkal melakukan peran apapun dalam kudeta itu. Departemen Luar Negeri menolak permintaan Turki untuk mengekstradisinya dengan menyebut tidak ada bukti nyata.

Penangkapan terbaru itu terjadi seminggu lebih setelah pemilih Turki menyetujui referendum untuk memperluas kekuasaan kepresidenan Erdogan dan memperlemah parlemen tindakan yang dikatakan oposisi bisa menghancurkan demokrasi dan tradisi sekuler Turki.

Para pendukung Erdogan menyebut referendum itu akan membawa kestabilan bagi Turki setelah ketidakpastian politik selama bertahun-tahun karena pembagian kekuasaan pemerintahan koalisi. [my/al]

XS
SM
MD
LG