Tautan-tautan Akses

Turki Protes Norwegia Terkait Suaka Politik bagi Perwira Militernya


ARSIP - Menteri Kehakiman Turki, Bekir Bozdag, berbicara di depan Parlemen Turki selama debat di Ankara tanggal 19 Maret 2014 (foto: REUTERS/Umit Bektas)

Dubes Norwegia di Ankara dipanggil ke Kemenlu Turki terkait suaka politik yang kabarnya diberikan oleh Norwegia pada para perwira militer Turki yang diduga terlibat dalam kudeta yang gagal tahun lalu.

Menlu Turki memanggil Dubes Norwegia di Ankara hari Rabu untuk mengajukan protes terkait suaka politik yang kabarnya diberikan oleh Norwegia pada para perwira militer Turki yang diduga terlibat dalam kudeta yang gagal tahun lalu.

“Situasi ini tidak dapat diterim,” ujar Menteri Kehakiman Turki, Bekir Bozdag. “Eropa tidak boleh menjadi tempat perlindungan bagi para perencana kudeta, teroris, dan para pembunuh.”

Laporan dari Norwegia menyatakan sebanyak lima perwira militer Turki telah mendapatkan suaka politik. Pengacara mereka menyatakan mereka telah berada di Norwegia selama dua tahun dan Turki telah memerintahkan mereka untuk pulang setelah usaha kudeta yang gagal bulan Juli lalu.

Satu dari perwira tersebut mengatakan pada surat kabar Norwegia, Verden Gang, mereka khawatir akan nasib yang akan menimpa mereka apabila mereka pulang

“Apabila saya kembali, saya beresiko untuk ditahan dan disiksa serta dipaksa untuk membuat pernyataan palsu. Orang-orang mati secara misterius di penjara-penjara Turki.”

Turki menyalahkan Fetullah Gullen, seorang ulama yang berada di pengasingan di AS atas kudeta yang gagal, dimana militer berusaha untuk merebut kekuasaan dari Presiden Recep Tayyip Erdogan. Gulen menampik keterlibatan dirinya.

Penguasa Turki telah menangkap atau memecat lebih dari 100.000 polisi, tentara, dan pegawai negeri, dan warga sipil atas dugaan keterlibatan dalam kudeta. Banyak diantaranya yang berhasil lolos dari penangkapan dan melarikan diri ke negara-negara lain. [ww]

XS
SM
MD
LG