Tautan-tautan Akses

AS

Tunggakan Sewa Rumah Capai $21,5 miliar, Fraksi Republik Tak Mau Bantu 


Seorang penyewa rumah duduk di depan apartemennya di Maiden, Massachusetts, 17 Juni 2012. (Foto: Reuters/Ilustrasi)

Perusahaan penasihat global Stout, Risius and Ross, Rabu (29/7), mengatakan jumlah tunggakan uang sewa rumah warga Amerika Serikat mencapai lebih dari $21,5 miliar. Pada saat orang kesulitan memenuhi kebutuhan pokok, tunggakan itu jatuh tempo.

Republik dan Demokrat berselisih mengenai paket baru bantuan Covid-19. Fraksi Republik di Senat pekan ini mengusulkan rencana baru. Mereka tidak memberlakukan lagi larangan pengusiran yang baru saja berakhir. Menambah ketegangan, tunjangan pengangguran $600 setiap minggu akan berakhir Jumat (31/7) ini.

Tanpa solusi segera, kemungkinan "jumlah tunawisma akan melonjak secara mengejutkan," kata John Pollock, pengacara dan koordinator koalisi nasional yang membantu membuat alat pelacak pengusiran bersama Stout, Risius and Ross.

Selama musim semi dan awal musim panas, ketika angka pengangguran melonjak, larangan pengusiran dari pemerintah federal, negara bagian dan lokal memungkinkan penyewa tetap tinggal di rumah mereka.

Jumat (31/7), larangan pengusiran itu berakhir. Tunggakan uang sewa selama empat bulan harus dibayar.[ka/pp]

Lihat komentar (1)

XS
SM
MD
LG