Tautan-tautan Akses

AS

Trump Tunjuk Dubes untuk Israel, Berencana Pindahkan Kedutaan ke Yerusalem


Pengacara David Friedman bersama Donald Trump dan putrinya Ivanka Trump. (Foto: Bloomberg)

David Friedman adalah pendukung perluasan permukiman Israel di Tepi Barat dan berbagai perubahan kebijakan Amerika di Timur Tengah.

Presiden AS terpilih Donald Trump hari Kamis (15/12) mengumumkan akan mencalonkan pengacara David Friedman sebagai Duta Besar Amerika untuk Israel. Friedman adalah pendukung perluasan permukiman Israel di Tepi Barat dan berbagai perubahan kebijakan Amerika di Timur Tengah.

Friedman mengatakan ia akan senang melakukan tugas-tugasnya “dari Kedutaan Amerika di ibukota abadi Israel, Yerusalem,” meskipun Kedubes saat ini ada di Tel Aviv.

Trump, seperti beberapa pendahulunya telah mengatakan akan memindahkan Kedubes AS itu ke Yerusalem, suatu hal yang pasti akan membuat marah Palestina yang menginginkan Yerusalem timur sebagai ibukota negara. Jika kedutaan itu dipindahkan, maka Amerika akan dijauhi oleh sebagian besar masyarakat internasional, termasuk sekutu-sekutu dekatnya di Eropa Barat dan di dunia Arab.

Trump mengatakan Friedman akan “menjaga hubungan khusus antara Amerika dan Israel.” Namun pencalonan Friedman sebagai du bes itu juga membuat marah kelompok-kelompok Yahudi yang liberal.

Jeremy Ben-ami, misalnya, ketua kelompok yang bernama “J-Street” itu menyebut penunjukan Friedman sebagai “tindakan yang ceroboh,” karena ia mendukung perluasan permukiman Yahudi di tanah Palestina dan mempertanyakan solusi dua negara untuk menyelesaikan konflik Israel-Palestina.

Pengumuman Trump itu tidak menjelaskan bagaimana Friedman akan bekerja dari Yerusalem, tapi para penasihat Trump mengatakan beberapa hari terakhir ini, presiden terpilih itu akan melaksanakan janjinya untuk memindahkan kedutaan besar AS.

“Ia telah membuat janji itu,” kata penasihat Trump, Kellyanne Conway kepada wartawan. “Saya bisa menjamin, ia (Trump) adalah orang yang akan melakukan banyak hal dalam waktu singkat.”

Satu pilihan yang dibahas oleh para sekutu Trump adalah calon dubes itu akan bekerja di konsulat Amerika di Yerusalem, dan konsulat itu bisa dianggap sebagai kedutaan, karena duta besarnya bekerja di sana.

Walikota Yerusalem Nir Barkat mengatakan kepada kantor berita Associated Press bahwa ia telah menghubungi staf Trump membicarakan masalah kedutaan itu.

Kata Barkat, dari pembicaraan itu ia yakin bahwa Trump akan memindahkan kedutaan Amerika dari Tel Aviv ke Yerusalem, walaupun kebanyakan kedutaan asing lainnya berada di Tel Aviv. [isa/sp]

XS
SM
MD
LG