Tautan-tautan Akses

Trump Tandatangani Perjanjian Perdagangan AS dengan Meksiko dan Kanada


Presiden Amerika Serikat Donald Trump menandatangani Perjanjian Perdagangan AS-Meksiko-Kanada (USMCA) di Pelataran Selatan Gedung Putih, Washington, D.C., 29 Januari 2020.

Pada acara penandatanganan di Halaman Selatan Gedung Putih, Presiden AS Donald Trump menyatakan berakhirnya apa yang ia sebut “mimpi buruk Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara (NAFTA).”

Di bawah langit mendung dan suhu enam derajat Celsius, Trump yang diapit para pekerja Amerika, Rabu (29/1) membubuhkan namanya pada Perjanjian AS-Meksiko-Kanada (USMCA). “Ini adalah hari perayaan besar di seluruh tiga negara,” katanya.

Sebagian besar isi USMCA, yang memuat lebih dari 2.000 halaman, merupakan pemutakhiran dari NAFTA yang telah berlaku seperempat abad, disertai undang-undang baru terkait perlindungan hak atas kekayaan intelektual, internet, mata uang, investasi dan badan usaha milik negara. Legislasi baru itu mencakup peraturan yang lebih ketat mengenai produksi mobil, perdagangan elektronik (e-commerce) dan ketentuan ketenagakerjaan, tetapi sebagian besar selebihnya tidak mengubah arus perdagangan di antara negara-negara Amerika Utara yang bernilai 1,2 triliun dolar setiap tahun.

Gedung Putih memperkirakan perjanjian baru itu akan mendorong lebih banyak produksi mobil ke AS, meningkatkan ekspor susu, telur dan unggas Amerika dan secara keseluruhan memiliki potensi “untuk menciptakan hampir 600 ribu lapangan kerja dan menghasilkan aktivitas ekonomi yang bernilai hingga 235 miliar dolar.”

Perwakilan Dagang Robert Lighthizer dan Pemimpin Minoritas Kevin McCarthy, bergabung dengan Presiden Donald Trump seusai penandatanganan kesepakatan perdagangan AS-Meksiko-Kanada (USMCA) di Gedung Putih, Washington, D.C., 29 Januari 2020.
Perwakilan Dagang Robert Lighthizer dan Pemimpin Minoritas Kevin McCarthy, bergabung dengan Presiden Donald Trump seusai penandatanganan kesepakatan perdagangan AS-Meksiko-Kanada (USMCA) di Gedung Putih, Washington, D.C., 29 Januari 2020.

Kanada belum meratifikasi perjanjian tersebut. Proses itu perlu waktu berbulan-bulan sementara PM Justin Trudeau menjalani perundingan-perundingan mencapai kesepakatan dengan lawan-lawan politiknya di Ottawa untuk memastikan pengesahannya.

Kanada mengirimkan penjabat duta besarnya untuk AS, Kirsten Hilmman, dalam upacara penandatanganan di Gedung Putih. Sementara itu delegasi Meksiko antara lain terdiri dari Menteri Luar Negeri Marcel Ebrard dan Menteri Ekonomi Graciela Marquez.

Ebrard mengatakan penandatanganan di AS ini mengakhiri masa ketidakpastian ekonomi, dan bahwa begitu Kanada mengesahkan perjanjian tersebut, ini akan mengawali era baru bagi ketiga negara.

Lebih dari 70 anggota parlemen AS diundang dalam acara di Gedung Putih. Semua yang hadir adalah anggota partai Republik.

Para pejabat pemerintah, meskipun mengakui dukungan dari legislator partai Demokrat penting bagi diloloskannya perjanjian itu, mengemukakan, beberapa anggota Kongres dari partai oposisi itu diundang, meskipun nama-nama mereka tidak disebutkan.

Ketua DPR Nancy Pelosi mengeluarkan bagan yang merinci perubahan terhadap USMCA yang didesakkan oleh partainya, yang meningkatkan perlindungan bagi para pekerja. [uh/lt]

XS
SM
MD
LG